Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kampung Wasiat Jadi Andalan Kelurahan Baru Ilir

Supriyono Lupus • Kamis, 9 Mei 2024 | 15:55 WIB
BERHARAP YANG TERBAIK : Suasana pemaparan program dari tim Kelurahan Baru Ilir yag dipimpin Lurah Junaidi, di depan para juri yang mewakili berbagai unsur.
BERHARAP YANG TERBAIK : Suasana pemaparan program dari tim Kelurahan Baru Ilir yag dipimpin Lurah Junaidi, di depan para juri yang mewakili berbagai unsur.

BALIKPAPAN - Kelurahan Baru Ilir mewakili Kecamatan Balikpapan Barat bersaing di tingkat kota dalam ajang lomba kelurahan.  Tahapan paparan dilaksanakan di aula kantor kelurahan, Selasa (7/5).

Penilaian dilakukan secara objektif dan transparan dengan tim juri yang terdiri dari 16 orang dari berbagai unsur, mulai organinasi perangkat daerah, LPM, PKK, akademisi serta unsur kepolisian. Lurah Baru Ilir Junaidi memaparkan perkembangan wilayahnya meliputi kondisi, potensi unggulan, inovasi dan lainnya.

Dia mengatakan melibatkan semua unsur lembaga kemasyarakatan, LPM, LKM, PKK, tokoh masyarakat menjadi kunci dalam pembangunan wilayah di Kelurahan Baru Ilir.

“Berbagai persiapan dilakukan dengan meningkatkan kualitas lingkungan, pemberdayaan masyarakat, berbagai inovasi yang berjalan, hingga peningkatan pelayan publik kepada masyarakat,” ucap Junaidi.

Berbagai inovasi yang ada di Kelurahan Baru Ilir disampaikan Junaidi di hadapan dewan juri. Mulai dari adanya inisiasi dari warga dengan membentuk Kampung Wasiat (Warga Siaga Sehat) Sejahtera di RT 51. Kampung ini, katanya, merupakan mitra binaan Pertamina RU V yang membudidayakan tanaman toga dan ikan lele.

“Dari budidaya tersebut menghasilkan beberapa produk seperti keripik pisang, stik keju bayam brazil, lele bumbu, wedang instan, keripik singkong teloku dan jamu wasiat. Dari kegiatan ini Kampung Wasiat mempunyai kas untuk kesejahteraan anggotanya dan biaya produksi,” jelasnya.

Selain itu juga ada produk amplang dari produksi rumahan warga di wilayah RT 16. Usaha ini sudah berjalan selama 35 tahun dan turun temurun yang bertahan tiga generasi. Dari hasil olahan produk unggulan UPPKA Nusa Indah RT 14 juga ada tape, wedang jahe merah, pempek.

“Dan berbagai inovasi yang dicetuskan oleh LPM Baru Ilir salah satunya dengan penataan PKL/UMKM kuliner malam yang di kelola oleh LPM. Penataan PKL yang rapi dan bersih sehingga tidak mengganggu lalu lintas disekitarnya dan memberikan ruang bagi pelaku usaha dalam hal perekonomian,” terang Junaidi.

“Kita akan terus berinovasi dan membuat terobosan baru. Lomba ini menjadi motivasi, dan yang lebih penting kita harus konsisten, bukan hanya karena ada lomba,” sambungnya. (pms/ind)

SUPRIYONO LUPUS
@queenzalikalila0917

Editor : Indra Nuswantoro