BALIKPAPAN - Kelurahan Karang Rejo terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan melalui gerakan inovatif bertajuk Sedekah Sampah. Program ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi bank sampah Adipura yang tidak hanya menargetkan pengurangan limbah, tetapi juga mengusung nilai sosial berupa pemberdayaan masyarakat.
Gerakan Sedekah Sampah merupakan implementasi dari Aksi Perubahan yang digagas oleh Kepala Seksi Ketentraman, Ketertiban, dan Lingkungan Hidup Kelurahan Karang Rejo, Adi Wahyudi. Inovasi ini juga menjadi bagian dari keikutsertaannya dalam Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan II Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Tahun 2025.
Menurut Adi Wahyudi, kegiatan ini berfokus pada pengumpulan sampah botol plastik, khususnya sampah plastik yang dapat didaur ulang. Ia juga telah menyediakan lima titik pengumpulan sampah botol plastik di berbagai lokasi strategis.
“Lokasi-lokasi tersebut antara lain di SMA/ SMK Sabilal Muhtadin untuk edukasi dini pemilahan sampah anorganik, Warung Makan Cendrawasih sebagai pusat interaksi warga, Kantor Kelurahan Karang Rejo yang juga aktif digunakan dalam berbagai kegiatan, serta dua titik di lingkungan RT 48 dan RT 49,” jelas Adi.
Pengelolaan sampah tidak dilakukan sendiri. Pengurus bank sampah setempat juga turut dilibatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah. Sampah yang terkumpul akan dijual ke pengepul, dan hasilnya digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Salah satu nilai tambah dari gerakan ini adalah keterlibatan posyandu dalam pengelolaan sampah untuk menurunkan angka stunting. Warga yang datang ke Posyandu diharapkan membawa sampah botol plastiknya untuk ditaruh di keranjang sedekah sampah yang disediakan.
“Hasil sedekah sampah akan diberikan ke posyandu tersebut dan dimanfaatkan untuk mendukung operasional posyandu serta membantu keluarga anak-anak yang terdampak stunting,” ujarnya.
Ia berharap inovasi ini berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari warga. “Dengan partisipasi aktif masyarakat, sedekah sampah bisa menjadi berkah bagi lingkungan dan warga Karang Rejo," harap Adi.
Dukungan penuh pun datang dari Lurah Karang Rejo, Budi. “Program ini sejalan dengan semangat kolaboratif di wilayahnya dan dapat menjadi solusi lingkungan berkelanjutan berbasis kearifan lokal,” imbuhnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Sekretaris Kecamatan Balikpapan Tengah, Netty Musriani secara resmi mendukug inovasi Sedekah Sampah, yang merupakan pengembangan dari konsep Kampung Sedekah dan Halte Sedekah yang telah lebih dulu diinisiasi di Karang Rejo.
“Inisiatif ini bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga menjadi media gotong royong masyarakat dalam menciptakan kehidupan yang lebih sehat, bersih, dan peduli terhadap sesama,” pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki