BALIKPAPAN — Upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus diperkuat di Kelurahan Karang Joang. Ketua Bank Sampah Induk Darma Bakti sekaligus Ketua Program Kampung Iklim (Proklim) Semarak Prayitno, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkomitmen dalam pengurangan sampah melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) secara konsisten dan berkelanjutan.
Prayitno menyampaikan bahwa perjalanan, pelatihan, serta praktik pengelolaan sampah yang melibatkan RT, Karang Taruna, dan pihak Kelurahan Karang Joang telah memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari sumbernya.
“Pemilahan sampah organik dan anorganik tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Prayitno.
Sebagai praktisi lingkungan, Prayitno menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Pengelolaan sampah yang baik dinilai dapat mencegah timbulnya berbagai permasalahan lingkungan, termasuk potensi bencana.
“Upaya pencegahan harus menjadi prioritas. Dengan pengelolaan sampah yang baik, kita dapat meminimalkan risiko bencana lingkungan,” jelasnya.
Ia juga berharap pengelolaan sampah yang telah berjalan di Kelurahan Karang Joang dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Melalui komitmen bersama, masyarakat diajak untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih, indah, aman, dan nyaman. “Jika kita menjaga alam dengan baik, insyaallah alam akan menjaga kita,” tutup Prayitno.
Lurah Karang Joang Maryana menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Karang Taruna dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Karang Taruna memiliki peran strategis sebagai motor penggerak kegiatan sosial yang sehat dan produktif di tengah masyarakat.
“Melalui pelatihan dan forum diskusi seperti ini, saya berharap pemuda Karang Taruna semakin matang dalam berorganisasi, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, serta mampu menjadi mitra pemerintah kelurahan dalam menjaga keamanan dan membangun lingkungan yang kondusif,” ujar Maryana. (*)
Editor : Sukri Sikki