Haji 2026: Bandara SAMS Sepinggan Siapkan Jalur Fast Track dan Lift Khusus untuk Jamaah Lansia
Dina Angelina• Senin, 27 April 2026 | 14:28 WIB
RESMI BERANGKAT: Suasana keberangkatan 359 jamaah haji Kloter 1 asal Samarinda melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Minggu (26/4) malam. (Anggi Pradhita/KP)
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN–Memastikan kenyamanan jamaah lansia menjadi prioritas utama pada pemberangkatan haji 2026 di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, mulai fasilitas fast track pemeriksaan dokumen hingga penggunaan lift khusus kursi roda disiapkan untuk melayani 17 kloter jamaah yang akan berangkat secara bertahap hingga 20 Mei mendatang.
Jamaah Kloter 1 Embarkasi Haji Balikpapan telah berangkat ke Tanah Suci. Penerbangan berlangsung Minggu (26/4) pukul 23.55 Wita melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan.
Itu sekaligus menandakan operasional pemberangkatan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M resmi berjalan. Armada Garuda Indonesia tipe A330-900 Neo mengangkut total 359 jamaah yang berasal dari Samarinda.
Tepatnya dengan kode penerbangan GA 4101 yang dijadwalkan tiba di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz (MED), Madinah pada 27 April pukul 08.15 waktu setempat.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Iwan Winaya Mahdar mengatakan, pihaknya melakukan persiapan penuh pada seluruh fasilitas bandara untuk memastikan proses keberangkatan calon jamaah berjalan lancar, aman, dan nyaman.
Misalnya dengan melakukan koordinasi intensif dengan seluruh stakeholder. Mulai Kementerian Agama, Imigrasi, Bea Cukai, hingga maskapai Garuda Indonesia.
"Fokus utama kami adalah memberikan layanan terbaik bagi para tamu Allah SWT, terutama jamaah lansia agar proses perpindahan dari asrama menuju pesawat dilakukan secara efisien tanpa kendala teknis," ungkapnya.
Total terdapat 17 kloter akan berangkat melalui Bandara SAMS Sepinggan. Berlangsung selama 26 April hingga 20 Mei 2026. Terbagi tujuan Madinah 7 Kloter dan Jeddah 10 Kloter.
Calon jamaah haji berasal dari Samarinda, Balikpapan, Paser, Berau, Kutai Kertanegara, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, Bontang dan Kutai Barat. “Kami menyediakan jalur khusus (fast track) untuk mempercepat proses pemeriksaan dokumen jamaah untuk meminimalisir kelelahan fisik sebelum terbang," bebernya.
Tahun ini, Bandara SAMS Sepinggan menggunakan garbarata dan lift khusus penumpang lansia dan yang menggunakan wheelchair. Pihaknya telah menyiapkan personel tambahan di area terminal dan sisi udara untuk memantau On-Time Performance (OTP) keberangkatan.
Dia berharap seluruh jamaah dari Kloter 1 hingga Kloter 17 nanti dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. "Sehingga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat sebagai haji yang mabrur," tutupnya.
Sedangkan jadwal kepulangan untuk Kloter 1 diprediksi akan kembali tiba di Indonesia pada 7 Juni 2026 pukul 23.10 Wita menggunakan penerbangan GIA 4401. (*)