BALIKPAPAN - Mulai dibangun pada 2016, masjid ini rampung dan diresmikan pada 2017 lalu. Bernama Masjid Al-Hikmah. Letaknya berada di area parkir lantai dua, gedung Balikpapan Trade Center (BTC)-Plaza Balikpapan.
Suasana Masjid Al-Hikmah begitu sejuk. AC dan kipas angin menyala. Lantai dialasi karpet cukup tebal sehingga terasa nyaman saat beribadah. Bagian dinding serta pilar penyangga berwarna hijau. Kesan yang ditampilkan memang minimalis, tertata apik dan rapi.
Di masjid tersebut, orang silih berganti masuk. Menunaikan salat fardu, hingga membuka lembaran kitab suci Al-Qur’an yang tersusun rapi di salah satu sudut ruangan dan membenamkan diri dengan mengaji. Ketika waktu salat tiba, area masjid tersebut akan mulai penuh. Bukan hanya karyawan dari BTC dan Plaza Balikpapan saja, pengunjung mal hingga masyarakat sekitar turut beribadah di masjid itu.
"Awalnya kami hanya memiliki musala kecil yang memuat jamaah dengan kapasitas terbatas, 24 orang. Karena melihat kebutuhan dan untuk memfasilitasinya, agar semua orang bisa merasa nyaman sehingga tidak perlu mengantre lama maka dibangunlah Masjid Al-Hikmah," ungkap Aries Adriyanto, selaku general manager Plaza Balikpapan.
Dengan ruangan yang luas, masjid dapat memuat hingga 600 orang jamaah. Pengelola pun kerap mengadakan berbagai kegiatan. Termasuk kajian secara rutin. Bahkan terdapat kajian khusus bagi para karyawan di pusat perbelanjaan di Jalan Jenderal Sudirman tersebut.
Kajian dilaksanakan pada Senin dan Kamis. Kajian muslimah di hari Sabtu, dan Minggu terdapat kajian bagi keluarga yang terbuka bagi umum. Berbagai narasumber diundang, mengangkat tema-tema menarik.
Contohnya saja di awal bulan kemarin, selama tiga hari 1-3 Maret 2024 sudah digelar kajian yang diisi oleh Ustaz Nurul Azmi dan Ustaz Marwab. Bertemakan Cermat Mengelola Keuangan dan Dekat Bersama Al-Qur’an Selama Ramadan. Kajian tersebut, kata Aries memang sangat pas.
"Tujuannya agar masyarakat juga paham akan pentingnya mengelola keuangan. Serta bagaimana kita bisa lebih dekat kepada sang pencipta. Kami pun dari pengelola berpikir, bukan hanya tentang bagaimana kami meningkatkan penjualan, tapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan secara positif bagi sekitar," ujarnya.
Kajian semakin rutin pula diadakan selama Ramadan. Jamaah yang hadir bisa pula menikmati takjil yang disediakan secara gratis. Masjid Al-Hikmah dipergunakan pula untuk menggelar salat Tarawih. Berkaca dari tahun lalu, saat Tarawih kurang lebih diikuti lebih dari 160 orang jamaah.
Antusiasme tinggi itu terlihat pula ketika salat Jumat tiba. Ada ratusan orang membanjiri, datang dari berbagai latar belakang, pengunjung maupun orang-orang yang bekerja di sekitar pusat belanja tersebut, serta masyarakat pada umumnya. Pun kondisi masjid terlihat penuh ketika pelaksanaan salat di momen hari raya.
"Mulai salat fardu, salat Jumat, Tarawih, hingga salat Iduladha diadakan di Masjid Al-Hikmah ini. Sementara pelaksanaan salat Idulfitri dilakukan di area outdoor bundaran MCD (McDonald), apabila hujan baru dialihkan ke dalam Masjid Al-Hikmah BTC," bebernya.
Menjadi suatu kebiasaan, masyarakat berbondong-bondong hadir. Kegiatan yang menarik selalu mengundang perhatian bagian orang lain untuk datang. Di samping itu, Masjid Al-Hikmah BTC ini menjadi lokasi pelatihan manasik haji, oleh pihak PAUD hingga biro perjalanan.
"Dari masyarakat, sekolah hingga biro perjalanan bisa memanfaatkan keberadaan Masjid Al-Hikmah ini, yang diharapkan bisa terus memberikan pengalaman dan kenyamanan bagi jamaah yang beribadah, ataupun mengikuti kegiatan lainnya," tandasnya. (ndu/k15)
ULIL MUAWANAH, Balikpapan
Yin.khazan@gmail.com
Editor : Nugroho Pandu Cahyo