KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Di tengah geliat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai simbol masa depan Indonesia, transformasi digital menjadi kunci utama dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan adaptif.
Menyadari pentingnya peran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam ekosistem digital IKN, Otorita IKN bersama Shopee dan PT Pegadaian Area Balikpapan Kanwil IV Balikpapan menghadirkan kegiatan bertajuk IKN Digital Community di Gedung BPU Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kegiatan ini merupakan wahana pembelajaran dan pencerahan tentang pentingnya literasi digital serta akses terhadap layanan keuangan formal. Diikuti oleh lebih dari 50 pelaku UMKM lokal, tokoh masyarakat, serta perwakilan Otorita IKN dan Pegadaian, acara ini membuka cakrawala baru tentang bagaimana teknologi dapat menjadi akselerator pertumbuhan usaha.
Melalui sesi interaktif dan edukatif, para peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai Program Pembiayaan Usaha Mikro oleh Pegadaian, investasi emas sebagai strategi keuangan masa depan, hingga pemanfaatan aplikasi Pegadaian Digital yang memudahkan pelaku usaha dalam mengakses layanan finansial kapan saja dan di mana saja.
Vice President PT Pegadaian Area Balikpapan Kanwil IV Balikpapan Tomy Djoko Tri Rahardjo menyampaikan, bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pegadaian untuk hadir sebagai mitra pemberdayaan masyarakat, khususnya UMKM.
“Kami tidak hanya membawa layanan keuangan, tetapi juga membagikan pengetahuan. Ini adalah bentuk kontribusi kami untuk menciptakan UMKM yang tidak hanya bertahan, tapi berkembang dengan pemanfaatan teknologi digital,” ungkap Tomy.
Ia juga menambahkan bahwa potensi ekonomi di wilayah Samboja sangat besar, dan keberadaan Pegadaian diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat lokal yang tengah bersiap menjadi bagian dari ekosistem IKN yang futuristik.
Terdapat pula sesi konsultasi terbuka, di mana peserta bisa berkonsultasi langsung mengenai tantangan usaha dan mencari solusi dari para praktisi yang berpengalaman. Para peserta mengaku mendapatkan banyak inspirasi baru dan wawasan yang relevan untuk diterapkan dalam pengelolaan usaha mereka.
"Dengan semangat kolaborasi, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari terbentuknya komunitas digital yang tangguh dan berdaya saing tinggi, seiring dengan tumbuhnya IKN sebagai kota masa depan yang cerdas dan terintegrasi," pungkasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo