Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tawarkan Keindahan Alam dan Bawah Laut Pulau Balabalagan, Siapkan Kapal Khusus dari Balikpapan

Ulil Mu'Awanah • Sabtu, 31 Mei 2025 | 14:08 WIB
DESTINASI WISATA: Pulau Balalagan dikenal sebagai spot favorit para pemancing karena keberlimpahan ikan di sekitar perairannya.
DESTINASI WISATA: Pulau Balalagan dikenal sebagai spot favorit para pemancing karena keberlimpahan ikan di sekitar perairannya.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Pemerintah Balikpapan melalui Dinas Pemuda, pariwisata dan Olahraga (Disparpora) tengah serius menggarap potensi wisata bahari Pulau Balabalagan. Sebuah gugusan pulau eksotis yang terletak di perairan Sulawesi Barat.

Langkah ini dinilai strategis sebagai bentuk diversifikasi destinasi wisata laut selain Derawan di Kalimantan Timur. Sekaligus menjawab kebutuhan wisatawan lokal dan mancanegara akan destinasi baru yang lebih murah dan mudah diakses dari Balikpapan.

Keistimewaan pulau ini terletak pada kekayaan hayati bawah lautnya, termasuk terumbu karang, kerang-kerangan, ikan warna-warni, serta pantai berpasir putih dengan air laut yang jernih. Tidak hanya itu, Pulau Balabalagan juga dikenal sebagai spot favorit para pemancing karena keberlimpahan ikan di sekitar perairannya.

“Pulau Balabalagan itu sangat indah, keindahan alamnya masih asri, dan yang paling menjanjikan adalah wisata bawah lautnya. Airnya jernih, pasir putih, dan sangat cocok untuk snorkeling atau diving. Bahkan, untuk para pemancing, ini bisa jadi surga tersendiri,” jelas Sekretaris Disparpora Balikpapan Abdul Majid.

Dirinya menuturkan, keunggulan Pulau Balabalagan adalah akses yang lebih mudah tanpa perlu menggunakan pesawat. Selain itu, Majid menambahkan, Balikpapan sudah memiliki satu kapal dengan kapasitas 130 penumpang, meski saat ini hanya difungsikan untuk 70 orang demi kenyamanan para tamu/wisatawan yang akan berkunjung. Waktu tempuh dari Balikpapan ke Pulau Balabalagan hanya sekitar 3 jam menggunakan kapal tersebut.

“Kenapa kita kembangkan potensi wisata ke Pulau Balabalagan? Karena kita sudah punya akomodasi, hotel di Balikpapan tersedia, dan kapal sudah siap. Jadi wisatawan tidak perlu naik pesawat, ini tentu lebih murah dan praktis. Kita ingin menjadikan ini alternatif selain Derawan,” ucap Majid.

Meskipun destinasi ini belum dipasarkan secara umum, koordinasi lintas wilayah telah dilakukan. Pihak Disparpora Balikpapan telah berkunjung langsung ke Pulau Balabalagan dan pejabat terkait dari Sulawesi Barat pun sudah datang berkunjung ke Balikpapan. Namun, hingga saat ini belum ada nota kerja sama resmi antar daerah untuk pengembangan sektor pariwisata ini.

“Kita tinggal menunggu langkah resmi selanjutnya, yakni mengundang pihak pemerintah Sulbar secara formal untuk menyusun kerja sama yang konkret. Agar kita dapat melanjutkan terkait identifikasi kebutuhan dan fasilitas apa saja yang harus dipenuhi agar wisata ini benar-benar siap menerima tamu,” kata Majid.

Menurutnya, pengembangan destinasi ini memerlukan sinergi kuat antara kedua daerah, terutama dalam hal penyediaan sarana dan pelayanan di lokasi. Paket wisata pun sudah disiapkan dengan estimasi harga Rp 2-3 juta per orang untuk durasi 2 malam 3 hari, termasuk akomodasi hingga konsumsi.

Dengan segala keunggulan dan kesiapan yang ada, Pulau Balabalagan dinilai berpotensi besar menjadi destinasi wisata baru yang mampu bersaing dan menarik wisatawan, terutama dari mancanegara yang mencari lokasi eksotis namun terjangkau.

“Nantinya kita juga akan evaluasi animo wisatawan. Idealnya, kapal membawa 70-80 orang per sekali jalan agar operasional efisien. Kalau cuaca bagus, target awal kita mulai bawa wisatawan pada Agustus. Tapi kalau belum memungkinkan, kita sudah rencanakan buat November mendatang untuk bawa tamu ke sana,” tandasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#destinasi #keindahan alam #DISPARPORA BALIKPAPAN #pulau balabalagan #wisata laut #pariwisata