Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kisah Inspirasi Shinta Ningsih, Buka Lapangan Pekerjaan untuk Tabungan Amal lewat D'Mans Melted Dimsum

Ulil Mu'Awanah • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 15:40 WIB
LADANG AMAL: Niat Shinta membuka usaha kuliner bukan semata untuk mencari keuntungan, melainkan untuk menyediakan lapangan kerja dan memberi manfaat bagi banyak orang.
LADANG AMAL: Niat Shinta membuka usaha kuliner bukan semata untuk mencari keuntungan, melainkan untuk menyediakan lapangan kerja dan memberi manfaat bagi banyak orang.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Memasak bagi Shinta Ningsih bukan sekadar kegiatan dapur. Ia adalah bahasa cinta dan cara paling tulus untuk berbagi kebahagiaan.

Dari kecintaannya itu lahirlah D’Mans Melted Dimsum, usaha kuliner yang ia rintis ini bukan semata untuk mencari keuntungan, melainkan untuk membuka lapangan kerja dan memberi manfaat bagi banyak orang.

Nama D’Mans punya filosofi mendalam. Ia diambil dari singkatan “Manna wa Salwa”, dua jenis makanan yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan Alkitab sebagai karunia Tuhan.

Manna diyakini sebagai manisan dari langit, sedangkan Salwa adalah burung puyuh yang datang dalam jumlah besar. “Maknanya, rezeki yang datang penuh berkah, cukup, dan tepat waktu,” ungkap perempuan kelahiran Balikpapan, 14 Juni 1983 itu.

Dia mengungkapkan, tujuan utamanya menjalankan bisnis adalah membuka peluang kerja. “Rasanya bahagia kalau usaha ini bisa jadi rezeki bersama,” sambung perempuan empat anak tersebut.

Meski awalnya bercita-cita membuka toko kue, Shinta memilih dimsum sebagai produk utama karena lebih praktis dikerjakan tim tanpa ketergantungan penuh pada dirinya yang juga bekerja sebagai PNS.

“Dimsum itu simpel tapi tetap bisa dibuat istimewa. Saya bisa berkreasi dengan rasa dan topping,” kata perempuan yang bekerja di Kementerian Agama tersebut.

Kreasi itu terlihat dari konsep “melted” yang menjadi ciri khasnya, dimsum kukus yang disiram aneka topping creamy, lembut, dan “meleleh sampai ke hati”. Produksinya kini mencapai 10 kilogram per hari atau sekitar 400 biji.

“Ke depan saya mau coba dimsum goreng dan siomay ikan. Biar yang nggak makan ayam tetap bisa menikmati,” tambahnya.

Dari usaha yang baru dibuka beberapa pekan ini, Shinta telah mempekerjakan empat karyawan, dua tim produksi dan dua lagi sebagai kru outlet, dengan jam operasional 12 jam penuh dari pukul 09.30 hingga 21.30.

“Bagi saya, karyawan itu aset. Gaji mereka saya hitung matang supaya mereka nyaman. Kalau mereka senang, makanan yang dibuat juga pasti enak,” ujar istri dari Andi Ahmadin tersebut.

Dukungan keluarga juga menjadi penyemangat tersendiri. Anak-anaknya sempat ikut membantu produksi di awal, namun kini lebih sering memberikan ide kreatif. “Anak-anak kan juga masih sekolah, sekarang mereka lebih sering bilang, umi, coba bikin ini atau itu. Jadi tetap support, cuma nggak ikut ngaduk adonan lagi,” Shinta tertawa.

"Kebetulan si bungsu juga memang bercita-cita ingin punya toko kue kan, jadi ya kita coba gas lah dari sekarang," timpalnya.

Pemasaran dilakukan lewat WhatsApp, Instagram, GoFood dan langsung di outlet yang berlokasi di Jalan Indrakilla, seberang kantor Kelurahan Gunung Samarinda Baru. Pesanan besar kerap datang dari berbagai instansi.

“Awalnya dari buat untuk keluarga terus kantor, alhamdulillah bahkan sebelum buka outlet sudah terima pesanan pula buat berbagai perusahaan maupun instansi negeri serta swasta,” kata Shinta.

Siraman saus creamy yang gurih, lembut, dan menggoda selera dengan mengusung tagline “meleleh sampai ke hati”, D’Mans Melted Dimsum menawarkan berbagai pilihan rasa, mulai dari Mix Sauce, kombinasi berbagai saus dalam satu porsi, hingga varian spesial seperti Mentai, Tar Tar, Cheese Mayo, dan Hot Lava.

Setiap menu dibanderol Rp 30.000 per porsi/6 pcs lengkap dengan topping gratis seperti nori dan boncabe, sedangkan tambahan mozzarella dengan biaya Rp 5.000.

Bagi yang ingin berbagi bersama keluarga atau rekan, tersedia juga pilihan Small Party Size berisi 16 potong seharga Rp 80.000, serta Big Party Size berisi 20 potong seharga Rp 100.000. Kedua paket ini bisa dikemas dalam hampers cantik dengan tambahan Rp 15.000.

Pelanggan bisa memesan langsung di outlet atau melalui WhatsApp di 0821-4997-6664 serta Instagram @dmans_melteddimsum. Menu ini juga cocok untuk pesanan besar, jamuan tamu, atau hampers spesial.

“Kami ingin membuat dimsum yang bukan hanya enak, tapi juga punya karakter khas. Saus creamy kami racik sendiri supaya rasanya unik dan nagih,” bebernya.

Meski kini fokus pada dimsum, Shinta belum meninggalkan mimpi awalnya. “Suatu hari saya ingin punya divisi kue. Saya mau rekrut orang-orang yang punya passion bikin kue,” ujarnya.

Bagi Shinta, rahasia dari setiap menu yang ia buat ada pada ketulusan. “Kalau kita masak dengan hati, orang yang makan pasti bisa merasakannya dan itu juga jadi tabungan amalan karena sudah membuat orang lain tersenyum,” pungkasnya dengan tersenyum lebar.

Dan mungkin itulah kenapa D’Mans Melted Dimsum bukan hanya mengenyangkan, tapi juga meninggalkan rasa hangat di hati setiap penikmatnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#DMans Melted Dimsum #lapangan kerja #dimsum #Shinta Ningsih #usaha kuliner #balikpapan