Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ini Dia Top 3 Sektor Penyerap Tenaga Kerja Terbesar di Kaltim

Raden Roro Mira Budi Asih • Kamis, 20 November 2025 | 16:50 WIB
KONTRIBUSI: Sektor dengan kontribusi tenaga kerja terbesar adalah Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor sebesar 19,05 persen.
KONTRIBUSI: Sektor dengan kontribusi tenaga kerja terbesar adalah Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor sebesar 19,05 persen.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Peta penyerapan tenaga kerja di Kaltim kembali bergeser. Sejumlah sektor utama masih mendominasi, namun dinamika setahun terakhir menunjukkan perubahan menarik, terutama pada sektor perdagangan yang meski tetap terbesar, justru mulai melemah kontribusinya.

Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana menjelaskan bahwa struktur lapangan usaha dapat menggambarkan arah penyerapan tenaga kerja di pasar kerja daerah. “Komposisi penduduk bekerja menurut lapangan usaha utama dapat menggambarkan penyerapan masing-masing sektor dari seluruh penduduk yang bekerja di pasar kerja Kaltim,” ujarnya.

Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, tiga sektor dengan kontribusi tenaga kerja terbesar adalah Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor sebesar 19,05 persen. Disusul Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 17,92 persen serta Pertambangan dan Penggalian sebesar 8,59 persen.

Yusniar menyebut sektor kesehatan menjadi salah satu yang mengalami pertumbuhan paling signifikan. “Kategori lapangan usaha yang mengalami peningkatan penyerapan pekerja terbesar jika dibandingkan dengan Agustus 2024 adalah Sektor Aktivitas Kesehatan Manusia & Aktivitas Sosial yakni 0,44 persen poin,” jelasnya.

Sebaliknya, penurunan terbesar terjadi pada sektor yang selama ini mempekerjakan penduduk paling banyak. “Sementara lapangan usaha yang mengalami penurunan penyerapan pekerja terbesar adalah Sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil & Sepeda Motor sebesar 0,38 persen poin,” ungkap Yusniar.

BPS menilai perubahan itu sebagai tanda pergeseran kebutuhan tenaga kerja di Kaltim, khususnya di sektor jasa kesehatan yang terus berkembang, serta tekanan kompetitif pada sektor perdagangan yang semakin digital. (ms)

Editor : Ismet Rifani
#BPS KALTIM #Yusniar Juliana #tenaga kerja di kaltim