KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Realisasi investasi di Kalimantan Timur pada triwulan III 2025 tercatat menjangkau seluruh kabupaten dan kota. Meski demikian, sejumlah daerah masih menjadi kontributor utama dalam penanaman modal dalam negeri (PMDN).
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kaltim, Fahmi Prima Laksana, menyebutkan realisasi PMDN pada triwulan III 2025 mencapai Rp23,46 triliun. Investasi tersebut berasal dari 8.801 proyek yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
“Seluruh kabupaten dan kota di Kaltim mendapatkan tambahan realisasi investasi,” ujarnya.
Berdasarkan data DPMPTSP Kaltim, Balikpapan menjadi daerah dengan realisasi PMDN terbesar. Nilainya mencapai Rp9,54 triliun atau setara 40,66 persen dari total realisasi PMDN triwulan III 2025.
Kutai Timur menempati posisi kedua dengan nilai investasi Rp5,59 triliun atau 23,84 persen. Selanjutnya, Kutai Kartanegara berada di peringkat ketiga dengan realisasi investasi Rp2,27 triliun atau 9,69 persen.
Sementara itu, realisasi PMDN di daerah lain juga tercatat signifikan. Kabupaten Berau memperoleh investasi Rp1,70 triliun, disusul Kutai Barat sebesar Rp1,56 triliun.
Baca Juga: Baru Dilantik, Kadis Kominfo Kutai Barat Langsung Bangun Sinergi ke Diskominfo Kaltim
Penajam Paser Utara mencatatkan realisasi Rp934,04 miliar. Kota Samarinda meraih Rp793,35 miliar, diikuti Bontang Rp789,11 miliar, Paser Rp201,89 miliar, dan Mahakam Ulu Rp69,20 miliar.
Sebaran investasi ini mencerminkan aktivitas penanaman modal yang relatif merata di seluruh Kalimantan Timur. Meski demikian, konsentrasi nilai terbesar masih berada di kawasan perkotaan dan wilayah industri utama. (*)
Editor : Ery Supriyadi