KALTIMPOST.ID, PARIS – Paris Saint-Germain (PSG) menang 2-0 atas Liverpool pada leg pertama perempat final Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB.
Namun, sejumlah peluang yang terbuang membuat harapan Liverpool untuk membalikkan keadaan masih terbuka.
PSG sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan. Gol kemenangan tuan rumah dicetak Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia.
Baca Juga: Atletico Madrid Bungkam Barcelona 2-0 di Camp Nou, Unggul Besar di Perempat Final Liga Champions
Meski begitu, beberapa peluang emas gagal dimaksimalkan pada babak kedua.
Ousmane Dembele dan Nuno Mendes sempat mendapatkan kesempatan emas yang seharusnya bisa memperlebar keunggulan dan membuat PSG semakin dekat ke semifinal.
Bek PSG Achraf Hakimi mengakui timnya memiliki cukup banyak peluang untuk mencetak gol tambahan.
“Kami punya peluang jelas untuk menambah gol. Kami menjaga Liverpool tetap hidup, tetapi kami puas dengan performa tim,” ujar Hakimi.
Baca Juga: Kunci Tiket Asian Games, Timnas Hoki Putra Tak Mau Berhenti di Semifinal
Gelandang muda Warren Zaire-Emery juga menyesalkan sejumlah peluang yang terbuang. Menurutnya, PSG sebenarnya bisa mengakhiri laga dengan skor lebih besar.
“Kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Skor 2-0 memang bagus, tetapi semuanya belum selesai. Kami akan datang ke sana dengan tujuan yang sama, yaitu menang,” katanya.
Pelatih PSG Luis Enrique juga menilai timnya layak mendapatkan gol lebih banyak. Namun ia tetap puas dengan performa anak asuhnya pada leg pertama.
Sementara itu, Liverpool mengakui mereka berada dalam tekanan sepanjang pertandingan. The Reds memilih bermain lebih defensif dengan tiga bek tengah dan sistem lima pemain di lini belakang.
Kapten Liverpool Virgil van Dijk mengatakan timnya masih memiliki peluang saat bermain di kandang sendiri pada leg kedua di Anfield.
“Kami menghadapi juara Eropa musim lalu yang memiliki kualitas luar biasa. Tetapi kami masih punya satu pertandingan lagi di Anfield,” ujar Van Dijk.
Manajer Liverpool Arne Slot juga menilai dukungan suporter di Anfield bisa menjadi faktor penting bagi timnya untuk membalikkan keadaan.
Ia mengakui pressing tinggi terhadap PSG justru membuat Liverpool kesulitan.
“Saat kami menekan tinggi, mereka langsung menghukum kami dan menciptakan lima atau enam peluang. Babak kedua bagi kami lebih tentang bertahan,” kata Slot.
Leg kedua akan digelar di Anfield pekan depan, di mana Liverpool membutuhkan kemenangan dengan selisih lebih dari dua gol untuk memastikan tiket semifinal.
Editor : Thomas Priyandoko