Lingard yang kini berstatus tanpa klub setelah memperkuat FC Seoul disebut-sebut masuk radar Persib karena berada di bawah naungan agen yang sama dengan sejumlah pemain asing yang pernah merumput di Liga Indonesia. Catatan performanya bersama klub Korea Selatan juga terbilang menjanjikan.
Selama sekitar satu setengah musim membela FC Seoul, gelandang serang berusia 33 tahun itu mencatatkan kontribusi 20 gol dan assist dari total 40 pertandingan di semua ajang. Statistik tersebut membuat namanya masih dianggap kompetitif di level Asia.
Namun, peluang Persib mendatangkan Lingard masih menyisakan tanda tanya. Manajemen klub sebelumnya telah memberi sinyal bahwa hanya akan ada satu pemain asing baru yang direkrut pada paruh musim ini. Selain itu, keberlanjutan kontrak Federico Barba juga disebut menjadi bagian dari perencanaan skuad.
Riwayat Gaji Jesse Lingard
Soal nilai kontrak, Jesse Lingard dikenal sebagai pemain dengan bayaran tinggi saat masih berkiprah di Liga Inggris. Ketika berseragam Manchester United, gajinya disebut berada di kisaran 100 ribu poundsterling per pekan.
Saat pindah ke Nottingham Forest pada musim 2022–2023, nominal tersebut memang mengalami penyesuaian. Meski gaji pokoknya turun, total pendapatan Lingard tetap besar karena adanya bonus dan klausul tambahan. Dalam satu musim, nilai kontraknya dikabarkan mencapai lebih dari 10 juta poundsterling.
Situasi berubah ketika Lingard memutuskan melanjutkan karier ke Korea Selatan. Demi bisa kembali bermain reguler, ia rela memangkas penghasilannya secara signifikan.
Di FC Seoul, eks pemain timnas Inggris itu dilaporkan menerima gaji sekitar 17.500 poundsterling per pekan, jauh lebih rendah dibanding masa jayanya di Inggris.
Langkah tersebut memunculkan spekulasi bahwa Lingard tak lagi menjadikan faktor finansial sebagai prioritas utama. Kondisi inilah yang kemudian memicu anggapan bahwa ia berpotensi menerima tawaran klub Asia Tenggara, termasuk Persib Bandung, bila proyek tim dan durasi bermain dinilai menarik.
Editor : Uways Alqadrie