KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Federasi Futsal Indonesia (FFI) membeberkan agenda tim nasional hingga akhir tahun. Dalam waktu dekat, Timnas Futsal Putri akan tampil di ajang AFF Cup.
Ketua Umum FFI, Michael Sianipar, menyebut agenda tersebut menjadi fokus terdekat federasi. Setelah itu, tim putra juga dijadwalkan mengikuti AFF pada April mendatang.
“Yang paling dekat sebenarnya adalah agenda timnas putri kita yang akan mengikuti AFF Cup pada minggu depan. Kemudian ada juga AFF putra pada bulan April,” ujar Michael.
Tak hanya tim senior, FFI juga menyiapkan program pembinaan untuk kelompok usia. Tim futsal U-17 dijadwalkan tampil di Spanyol pada Juni. Sementara itu, tim putri U-16 dan U-19 akan mengikuti kompetisi AFF pada akhir tahun.
“Tim U-17 akan bermain di Spanyol pada bulan Juni. Untuk U-16 dan U-19 Putri juga akan ada kompetisi AFF di akhir tahun,” jelasnya.
Di sisi lain, FFI membuka peluang kembali menggelar Four Nations Series di Indonesia. Meski jadwal dan daftar peserta belum ditetapkan, komunikasi dengan sejumlah federasi telah dilakukan.
Michael mengungkapkan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan beberapa federasi yang memiliki peringkat di atas Iran agar bersedia tampil di Indonesia.
“Kami berharap pada tahun ini Indonesia bisa menggelar kembali Four Nations Series. Saya sudah berkomunikasi langsung dengan beberapa federasi yang peringkatnya berada di atas Iran untuk datang ke Indonesia,” tegasnya.
Selain itu, FFI juga berharap Timnas Futsal Indonesia mendapat undangan mengikuti turnamen internasional di Brasil. Komunikasi awal telah dilakukan dan akan segera ditindaklanjuti.
“Harapan kami, tahun ini Indonesia bisa diundang ke Brasil untuk mengikuti kompetisi yang diselenggarakan di sana. Sudah ada komunikasi awal dan akan kami tindak lanjuti,” paparnya.
Di tengah padatnya agenda, Michael memastikan posisi pelatih Hector Souto tetap aman. Hal ini ditegaskan meski Timnas Futsal Indonesia gagal menjadi juara Piala Asia Futsal 2026.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab kekhawatiran sebagian publik terkait masa depan Hector, yang sempat dibandingkan dengan situasi mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
“Saya sama sekali tidak pernah sedikit pun terpikir untuk mengganti pelatih. Saya sangat puas. Indonesia sangat puas. Bahkan saya bilang, Indonesia sangat beruntung memiliki pelatih seperti coach Hector,” tegas Michael.
Ia menambahkan, federasi akan fokus mendukung kebutuhan tim dan visi pelatih dalam pengembangan skuad nasional.
“Tugas kami di federasi bukan hanya mempertahankan prestasi, tetapi juga memfasilitasi visi coach Hector untuk mengembangkan timnas,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi