KALTIMPOST.ID, BONTANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memastikan akan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah gratis di tahun ini. Namun, anggaran yang diajukan masih menyasar untuk calon siswa baru saja.
Kepala Disdikbud Bambang Cipto Mulyono mengatakan, kondisi bisa berubah bergantung kebijakan dari kepala daerah terpilih, Neni Moerniaeni-Agus Haris.
Baca Juga: Wilayah Kanaan Bontang Segera Tampung Air, Distribusi Setop Sementara Akhir Pekan Ini
“Masih menunggu arahan dari kepala daerah terpilih. Sementara kami masukkan untuk calon siswa baru,” kata Bambang.
Jika sasarannya berubah untuk seluruh siswa maka perlu penambahan anggaran. Teknis itu bisa dilakukan ketika ada pergeseran anggaran mendahului perubahan. Disinggung berapa anggaran yang diplotkan, Bambang menyebut sementara ini nominalnya masih sama dengan tahun lalu.
“Wujud perlengkapan sekolah gratisnya berupa seragam, tas, dan sepatu. Buku tulis tidak masuk begitupun seragam batik karena semua sudah mendapatkan di tahun lalu,” ucapnya.
Diketahui untuk pengadaan seragam gratis tahun lalu dianggarkan Rp 3,5 miliar. Terbagi menjadi dua paket. Sebanyak 4.427 pasang dengan alokasi Rp 1,7 miliar. Kemudian 4.707 pasang dengan alokasi Rp 1,8 miliar.
Baca Juga: Tambah Sumber Air Baku, Perumda Tirta Taman Usulkan Penambahan Dua Sumur Baru ke Pemprov Kaltim
Sementara untuk pengadaan tas sekolah gratis dikucur Rp 1,4 miliar. Berdasarkan data Disdikbud nantinya ada 7.747 jumlah tas yang dibuat pemenang e-katalog. Adapun sepatu Rp 738 juta, seragam batik Rp 12 miliar, dan buku tulis Rp 1,3 miliar.
Sekolah awalnya melakukan pengukuran terlebih dahulu untuk seragam dan sepatu. Kemudian pembagian perlengkapan sekolah gratis ini dilakukan secara bertahap. (*)
Editor : Ery Supriyadi