Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ini Harapan setelah Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni Meresmikan Puskesmas Pembantu Bontang Kuala

Adhiel kundhara • Rabu, 11 Juni 2025 | 18:36 WIB
DIAKTIFKAN LAGI: Neni Moerniaeni meresmikan perbaikan Puskesmas Pembantu Bontang Kuala.
DIAKTIFKAN LAGI: Neni Moerniaeni meresmikan perbaikan Puskesmas Pembantu Bontang Kuala.

KALTIMPOST.ID-Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meresmikan bangunan Puskesmas Pembantu Bontang Kuala, Rabu (11/6).

Sebelumnya bangunan itu mengalami proses perbaikan. Neni mengatakan kesehatan merupakan aspek penting dalam 10 program pokok PKK.

Ia berharap kehadiran pusbantu nantinya bisa memberikan pelayanan maksimal kepada warga. Baik dalam aspek kuratif, preventif, maupun promotif. “Pelayanan kesehatan harus hadir lebih dekat dengan pesisir,” kata Neni.

Nantinya warga Bontang Kuala bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di pusbantu itu. Termasuk warga Malahing. Walaupun tidak setiap hari datang dokter tetapi perawat akan tetap melayani secara rutin.

“Pembangunan pusbantu ini hasil kolaborasi Pemkot dengan Kodim 0908/BTG,” ucapnya.

Neni mengapresiasi pembangunan gedung pusbantu dinilai cocok dengan karakteristik wilayah pesisir. Bangunan masih berkonsep panggung dengan material kayu ulin.

Dinas Kesehatan Bontang mengaktifkan kembali puskesmas pembantu di Bontang Kuala. Kabid Pelayanan Kesehatan dan SDK Diskes Akhmad Hamid Nurudin mengatakan sejatinya bangunan itu sudah ada sejak 1996.

Namun pada 2015 tidak difungsikan lagi. Lantaran bangunan sudah berusia tua. Lagi pula kala itu ada peralihan program yakni dokter keluarga. “Pada akhir tahun ini rencana kami aktifkan lagi,” kata Hamid.

Pada APBD tahun ini infrastruktur akan diperbaiki. Nilai anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 2,1 miliar.

Hamid menjelaskan lokasi infrastruktur tetap sama. Berada di bangunan yang dulu bernama poliklinik desa. Nantinya konstruksi bangunan tetap berbahan kayu.

“Bangunan nantinya satu lantai. Terkait luasan lahan saya belum bisa jabarkan. Tetapi itu aset pemkot,” ucapnya.

Nantinya di puskesmas pembantu ini mencakup skirining kesehatan dan pengobatan sederhana.

Utamanya penyakit yang saat ini banyak dijumpai kasusnya di Bontang. Mulai hipertensi dan diabetes. Pun demikian dengan skrining terhadap penyakit menular.

“Jam operasional seperti puskesmas pada umumnya. Nanti ditangani oleh Puskesmas Bontang Utara 1. Terdapat dokter, perawat, dan bidan,” terangnya.

Kendati secara jumlah tenaga Kesehatan tidak sebanyak puskesmas. Selain itu pelayanan yang berlangsung juga mencakup ibu dan anak. Program pengaktifan kembali puskesmas pembantu ini terintergrasi layanan primer. (rd)

Editor : Romdani.
#Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni #Kota Bontang #Kota Bontang, Neni Moerniani #pemkot bontang #Puskesmas Pembantu