KALTIMPOST.ID-Rencana pelaksanaan car free night belum dipastikan kapan akan dimulai di sebagian ruas Jalan Ahmad Yani, Bontang.
Namun demikian, Lurah Api-Api Hadha Sulistiyono telah melakukan sosialisasi terkait kegiatan tersebut, Jumat (1/8).
Menurutnya sosialisasi itu dalam rangka menyerap masukan dari warga terkait rencana car free night.
Khususnya area yang berada di ring pertama rencana lokasi kegiatan itu. Ia pun menggandeng beberapa ketua RT untuk berdiskusi kepada warga.
“Sebelumnya kami sudah rapat dengan tim kota dan ketua RT untuk sosialisasi itu,” kata Hadha.
Sosialisasi itu dalam rangka pemetaan terkait aspek yang perlu diantisipasi sehubungan rencana pelaksanaan car free night.
Tujuannya agar permasalahan yang ada bisa diantisipasi sejak dini dengan konsep matang. “Pendekatan ke warga ini supaya nantinya tidak menjadi masalah di kemudian hari,” ucapnya.
Sejatinya pelaksanaan car free night masih belum final. Namun nantinya akan diselenggarakan tiap Sabtu malam. Rencananya lokasi dari kapsulan diler Honda hingga simpang tiga Klinik Pegawai.
“Bakal ada penetapan pelaksanaan ini. Karena akan melibatkan beberapa OPD (organisasi perangkat daerah). Salah satunya yakni Diskup-UMPP terkait keterlibatan Koperasi Merah Putih dan pelaku UMKM,” tutur dia.
Sosialisasi secara door to door untuk melihat respons warga. Sebab dalam sebuah kegiatan selalu ada pro dan kontra.
Kini progresnya sudah mencapai 75 persen. Tinggal penetapan waktu pelaksanaan. Diharapkan kegiatan itu menjadi rutin tiap pekan. Akan tetapi nantinya pasti ada evaluasi terkait situasi di lapangan.
“Tidak ada anggaran pemerintah untuk kegiatan ini. Rutin jika dampaknya ini positif,” terangnya.
Ke depan untuk parkir ada penutupan ruas jalan. Penutupan itu dalam menyiapkan kantong parkir kendaraan yang ingin menuju lokasi car free night.
Termasuk warga juga bisa memanfaatkan momentum ini untuk memperoleh pendapatan tambahan. Terkait untuk menjaga ketertiban, kelurahan bakal menggandeng FKPM Api-Api. (rd)
Editor : Romdani.