Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Bontang Torehkan Prestasi Nasional, Neni Moerniaeni Terima Penghargaan Indonesia Smart Nation Award 2025

Adhiel kundhara • Minggu, 9 November 2025 | 16:04 WIB

TERIMA PENGHARGAAN: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menerima penghargaan dalam ajang ajang Indonesia Smart Nation Award (ISNA) 2025. (ADIEL KUNDHARA/KP)
TERIMA PENGHARGAAN: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menerima penghargaan dalam ajang ajang Indonesia Smart Nation Award (ISNA) 2025. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID- Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni kembali mengharumkan nama daerahnya di kancah nasional. Dalam ajang Indonesia Smart Nation Award (ISNA) 2025, yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (8/11/2025).

Neni menerima langsung penghargaan atas komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam mewujudkan kota cerdas dan berkelanjutan. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Kawasan Perkotaan dan Batas Negara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Amran, kepada Wali Kota Neni Moerniaeni di hadapan perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.

Usai menerima penghargaan, Neni menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh masyarakat Bontang yang turut berperan dalam keberhasilan tersebut “Alhamdulillah, ini bukan hanya capaian pemerintah, tapi juga buah dari kerja sama, gotong royong, dan semangat inovatif seluruh warga Bontang. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dan komitmen dapat membawa hasil yang nyata,” kata Neni.

Baca Juga: Pelabuhan Loktuan Disiapkan Jadi Titik Ekonomi Baru Bontang, Pemkot Rancang Kawasan Multifungsi

Menurutnya, keberhasilan Bontang meraih penghargaan ini tidak lepas dari komitmen pemerintah kota dalam menerapkan prinsip smart governance, smart environment, dan smart society. Ia menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan, khususnya masalah sampah, menjadi salah satu prioritas utama melalui penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

“Kami terus mengajak masyarakat dan sektor industri untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Penanganan sampah bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Kawasan Perkotaan dan Batas Negara Kemendagri, Amran, menjelaskan bahwa ajang ISNA tidak hanya menjadi ajang penghargaan, melainkan juga wadah pembelajaran antar daerah untuk memperkuat transformasi menuju kota pintar.

“Setiap kota dan kabupaten memiliki potensi inovasi yang berbeda. Melalui ISNA, kami ingin mendorong pemerintah daerah agar terus berinovasi dan membangun kota yang inklusif, efisien, serta berkelanjutan,” terang Amran.

Ajang ISNA 2025 diikuti oleh ratusan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia. Penilaian meliputi berbagai aspek seperti tata kelola pemerintahan, inovasi teknologi, ekonomi cerdas, sosial, hingga pengelolaan lingkungan berkelanjutan. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#bontang #Kota Cerdas Berkelanjutan #neni moernaeni