KALTIMPOST.ID, BONTANG-Enam kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di Bontang akhirnya terisi. Setelah Pemkot Bontang menggelar seleksi JPT Pratama. Bahkan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni telah menunjuk satu nama dari tiga besar berdasarkan hasil seleksi.
“Keputusan itu berlaku sejak 5 Januari 2026,” kata Neni. Kursi pimpinan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ditunjuk Mohammad Syahbirin. Sebelumnya dia menjabat sebagai Sekretaris BPKAD.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) posisi pucuk diisi Natalia Trisnawati. Kursi itu sebelumnya dijabat Syahruddin yang kini bergeser menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).
Posisi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop-UMPP) dipegang Eko Arisandi, yang sebelumnya bertugas sebagai Kepala Inspektur Pembantu Wilayah I Inspektorat Daerah.
Selanjutnya Dinas Perhubunagn yang dijabat M Taupan Kurnia. Sebelumnya Taupan duduk sebagai Sekretaris Bapperida. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika diemban Andi Hasanuddin Akmal dan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Eko Mashudi.
Sebelumnya, enam pejabat itu berhasil masuk alam tiga besar dalam seleksi JPT Pratama. “Amanah yang diemban hasil dari seleksi terbuka yang transparan. Ini merupakan figur terpilih yang mampu mengonversi program Pemkot Bontang,” ucapnya.
Neni menyebut pelantikan ini bukan sekedar seremonial. Namun memastikan birokrasi tetap profesional dan adaptif. “Jabatan ini merupakan amanah yang wajib dipegang teguh di tengah tantangan ke depan yang semakin kompleks,” pungkasnya. (*)
Editor : Annisa Puspita