BONTANG- RSUD Taman Husada resmi membuka pelayanan Klinik Bedah Saraf sebagai bagian dari penguatan layanan spesialistik di Kota Bontang. Layanan ini mulai tersedia sejak akhir 2025 dan kini telah melayani pasien umum maupun peserta BPJS Kesehatan.
Direktur RSUD Taman Husada dr Suhardi mengatakan kehadiran dokter spesialis bedah saraf menjadi tonggak baru dalam peningkatan mutu pelayanan rumah sakit daerah tersebut. “Bedah saraf itu baru ada akhir 2025 kemarin, tepatnya Desember. Sebelumnya memang belum ada,” kata dr Suhardi.
Saat ini, pelayanan ditangani oleh satu dokter spesialis, yakni dr Muhammad Reyhan Syawal. Ia menjadi dokter bedah saraf pertama yang berpraktik di RSUD Taman Husada.
Klinik Bedah Saraf berlokasi di Gedung Bengkirai Lantai 3. Untuk jadwal praktik, poli dibuka tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Rabu pukul 09.00 hingga 14.00 Wita, serta Jumat pukul 09.30 sampai 11.00 Wita.
Manajemen rumah sakit juga memastikan pelayanan ini sudah bisa diakses menggunakan BPJS Kesehatan mulai 12 Januari 2026. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi khawatir soal pembiayaan saat membutuhkan layanan spesialis saraf.
“Dokternya sementara satu orang. Polinya buka tiga kali seminggu. Ini tentu sangat membantu masyarakat karena sebelumnya pasien harus dirujuk ke luar daerah,” ucapnya.
Selama ini, pasien dengan kasus bedah saraf seperti cedera kepala, gangguan tulang belakang, saraf terjepit, hingga tumor otak umumnya dirujuk ke Samarinda atau kota lain yang memiliki fasilitas dan dokter spesialis terkait. Kondisi tersebut tidak jarang menyulitkan pasien dari sisi waktu, biaya transportasi, hingga risiko keterlambatan penanganan medis.
Dengan hadirnya Klinik Bedah Saraf di Bontang, waktu tunggu dan proses rujukan diharapkan dapat ditekan. Selain itu, penanganan kasus dapat dilakukan lebih cepat dan terintegrasi dengan layanan lain yang sudah tersedia di RSUD Taman Husada.
Tak hanya bedah saraf, rumah sakit juga menambah layanan dokter gigi spesialis prostondonti yang mulai hadir pada periode yang sama. Penambahan ini menjadi bagian dari komitmen manajemen untuk melengkapi kebutuhan layanan spesialistik secara bertahap.
“Kami terus berbenah. Harapannya masyarakat Bontang dan sekitarnya tidak perlu jauh-jauh lagi untuk mendapatkan layanan spesialis tertentu,” tutur dia.
Ke depan, RSUD Taman Husada menargetkan penambahan tenaga medis spesialis lainnya guna memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan regional di wilayah pesisir Kalimantan Timur. Dengan dukungan fasilitas dan SDM yang terus ditingkatkan, manajemen optimistis kualitas pelayanan kesehatan di Bontang akan semakin kompetitif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (*)
Editor : Ismet Rifani