KALTIMPOST.ID, BONTANG - RSUD Taman Husada terus meningkatkan layanan kesehatan. Terbaru, rumah sakit milik pemerintah daerah ini akan menghadirkan dokter spesialis urologi untuk pertama kalinya.
Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr Suhardi, mengatakan kehadiran dokter urologi merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini belum terpenuhi. “Selama ini kami memang belum punya dokter urologi. Padahal kebutuhan kasusnya cukup banyak,” kata dr Suhardi.
Ia mengungkapkan, selama ini pasien dengan kasus urologi ringan masih dapat ditangani oleh dokter umum atau bedah umum. Namun untuk kasus yang lebih kompleks, pasien harus dirujuk ke luar daerah. “Biasanya dirujuk ke Sangatta atau Samarinda karena di sana sudah ada dokter urologi,” ucapnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, pihak RSUD bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan melalui program penempatan dokter, khususnya bagi tenaga medis lulusan luar negeri yang menjalani masa adaptasi di Indonesia.
“Ini bagian dari program adaptasi dokter lulusan luar negeri. Kami mendapat penempatan dokter urologi dari Kemenkes,” tutur dia.
Dokter tersebut direncanakan akan tiba di Bontang pada awal Mei 2026 dan akan menetap selama satu tahun. Selama masa tersebut, dokter akan memberikan pelayanan sekaligus membantu pengembangan layanan urologi di rumah sakit. “Rencananya menetap selama satu tahun di Bontang,” terangnya.
Meski demikian, jadwal praktik dan operasional layanan masih akan dibahas lebih lanjut setelah dokter tiba dan melihat kondisi lapangan. “Teknisnya nanti disesuaikan. Mulai dari jadwal poli hingga tindakan operasi,” sebutnya.
Baca Juga: Cegah Keracunan! Tim Food Safety Polda Kaltim Sidak Dapur SPPG Stalkuda, Ini Hasilnya
Dengan adanya dokter urologi, RSUD Taman Husada optimistis dapat mengurangi angka rujukan keluar daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Bontang. “Ini jelas kebutuhan masyarakat. Kami ingin layanan semakin lengkap dan pasien tidak perlu jauh-jauh berobat,” tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo