KALTIMPOST.ID,IKN-Proyek pembangunan Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) kini memasuki babak akhir. Dengan progres fisik yang telah menyentuh angka 99%, fokus pengerjaan saat ini beralih pada tahap finalisasi interior dan penataan furnitur.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, dikutip Minggu (8/2), mengonfirmasi bahwa pengerjaan saat ini difokuskan pada pemasangan meubelair serta perapihan bangunan. Targetnya, masjid megah ini sudah bisa difungsikan untuk melayani jemaah pada ibadah salat Tarawih di bulan Ramadan mendatang.
Filosofi dan Desain Arsitektur
Salah satu daya tarik utama tempat ibadah ini adalah desainnya yang unik. Arsitektur Masjid Negara IKN mengambil inspirasi dari lekukan dan lipatan sorban, simbol yang sangat lekat dengan identitas umat Muslim. Tak hanya itu, nilai spiritual juga dituangkan dalam aspek teknis, di mana menara masjid dibangun setinggi 99 meter sebagai representasi dari Asmaul Husna.
Baca Juga: Langkah Nyata di IKN, Mengubah Sampah Menjadi Peluang Lewat Ekonomi Sirkular
Detail Fasilitas dan Kapasitas
Masjid ini dirancang sebagai kompleks religi yang luas dan multifungsi. Beberapa rincian teknis kawasannya meliputi daya tamping mampu mengakomodasi hingga 60.000 jamaah. Total luas bangunan mencapai 59.081 meter persegi, yang terbagi dalam beberapa lantai (termasuk lower ground dan mezzanine).
Kemudian, fasilitas pendukung selain ruang utama salat, tersedia area komersial seluas lebih dari 2.000 meter persegi, aula pertemuan, ruang rapat, serta ruang tunggu VIP. Area terbuka kawasan ini juga mencakup kolam retensi seluas 123.502 meter persegi yang berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem lingkungan sekitar.
Pemerintah juga memastikan infrastruktur dasar di sekitar masjid, seperti akses jalan, jembatan, dan penataan lanskap, telah siap untuk mendukung kenyamanan pengunjung yang ingin beribadah di masjid di IKN ini.(*)
Editor : Hernawati