Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

DPK Kaltim Gelar Workshop: Persiapan Perencanaan Kebutuhan Pustakawan

Iklan • Rabu, 3 Desember 2025 | 17:25 WIB
Para pustakawan se-Kaltim dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai uraian jabatan, fungsi tugas, tanggung jawab, dan beban kerja jabatan fungsional pustakawan.
Para pustakawan se-Kaltim dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai uraian jabatan, fungsi tugas, tanggung jawab, dan beban kerja jabatan fungsional pustakawan.

SAMARINDA - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan komitmen dalam menata sumber daya manusia (SDM) di lingkungannya. Yakni dengan menyelenggarakan Workshop Penguatan Analis Jabatan dan Analisis Beban Kerja (ABK) ASN Pustakawan pada pekan ini.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis DPK Kaltim dalam mempersiapkan perencanaan kebutuhan pegawai tahun 2025, khususnya bagi pejabat fungsional Pustakawan. Workshop yang diikuti oleh seluruh Pustakawan ASN dan tim Analis SDM Aparatur DPK Kaltim ini bertujuan menyelaraskan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) jabatan fungsional Pustakawan dengan beban kerja aktual di lapangan.

Penguatan pemahaman mengenai Anjab dan ABK dinilai krusial sebagai fondasi dalam memastikan setiap Pustakawan bekerja secara efektif, efisien, dan memiliki jalur karir yang terukur. PLT DPK Kaltim Anita Natalia K mengatakan, Sebagaimana kita ketahui bersama, pemerintah telah menetapkan berbagai regulasi terbaru mengenai aparatur sipil negara.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN menyatakan, instansi pemerintah menyusun rencana kebutuhan Pegawai ASN sesuai dengan kebijakan perencanaan kebutuhan Pegawai ASN. Ditambah dengan Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional RI Nomor 14 Tahun 2024 sebagai pedoman teknis bagi jabatan fungsional pustakawan.

Suasana seluruh pustakawan, baik yang hadir secara luring maupun daring ikut membersamai dalam penyampaian materi dan sosialisasi.
Suasana seluruh pustakawan, baik yang hadir secara luring maupun daring ikut membersamai dalam penyampaian materi dan sosialisasi.

"Melalui workshop ini, kita berharap seluruh aparatur khususnya para pustakawan se-Kalimantan Timur dapat, Memperoleh gambaran menyeluruh mengenai uraian jabatan, fungsi tugas, tanggung jawab dan beban kerja jabatan fungsional pustakawan di instansi perpustakaan kabupaten/kota, mengidentifikasi kebutuhan formasi jabatan fungsional pustakawan sesuai dengan beban kerja aktual," ujar Anita.

Anita mengajak semua pihak mengikuti kegiatan ini dengan serius, berdiskusi secara aktif, serta menyerap seluruh materi yang disampaikan oleh para narasumber. Sehingga implementasi kebijakan ini dapat berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi instansi perpustakaan.

Anita menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyiapkan kegiatan ini. Juga kepada para peserta, pejabat struktural dan pustakawan se-Kaltim.

"Kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi pengelola perpustakaan sekolah. Anita  menyebutkan beberapa manfaat utama yang dapat dirasakan langsung. Seperti Peningkatan Kualitas Layanan Perpustakaan. Dengan pustakawan yang kompeten dan jumlah yang memadai, layanan perpustakaan akan semakin profesional," imbuhnya.

Ia berharap, kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadi langkah strategis dalam mendukung reformasi birokrasi. Sementara itu, Kepala Bidang Minat Baca dan Pustakawan DPK Kaltim, Hanna Iriana mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang manfaat, proses dan pelaksanaan Anjab/ABK Bidang Perpustakaan.

Materi yang disampaikan dan didiskusikan meliputi, Anjab/BK Pustakawan dengan narasumber Yudho Widiatmono SKom dari Perpustakaan Nasional RI.

Workshop Anjab/ABK, Perpustakaan Provinsi Kaltim 2025 diikuti 70 Peserta secara onsite. Terdiri dari  Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dari 9 kabupaten/kota di Kaltim, pejabat struktural dan fungsional pustakawan    dari   kabupaten/kota dan Dinas   Perpustakaan   dan   Kearsipan Provinsi Kaltim.

"Mengingat tingginya animo peserta di Kalimantan Timur untuk mengikuti acara workshop ini, maka pihak panitia juga mengundang 100 orang  peserta di Kalimatan Timur untuk bergabung dalam acara ini secara daring melalui aplikasi zoom meeting," ujar Hanna.

Workshop ini diselenggarakan di Ruang Oemar Dahlan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kaltim  pada 3 Desember 2025. “Pentingnya Anjab/ABK ini sebagai instrumen dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan perpustakaan,” jelasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Yudho Widiatmono selaku Koordinator Pembinaan Jabatan Fungsional Bidang Perpustakaan Perpustakaan Nasional RI,  Solikhatun dari Perpustakaan Nasional RI, Winner Satriadi Harahap S.  dari Kementrian Dalam Negeri,  Puji Wijayanti Selaku Analisis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Madya pada Biro Organisasi dan Tatalaksana pada Sekretariat Jenderal Kementrian Dalam Negeri. (adv/kh)

Editor : Sukri Sikki
#worshop #Dinas Perpustakaan #kaltim #pustakawan