Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Herbal Kalimantan: Jengkol, Kandungan Kalsium dan Fosfor Mencegah Osteoporosis

Uways Alqadrie • Senin, 26 Agustus 2024 | 20:57 WIB

UNTUK KESEHATAN: Stok jengkol melimpah di Kalimantan, selama ini menjadi salah satu menu favorit. (FOTO: IST)
UNTUK KESEHATAN: Stok jengkol melimpah di Kalimantan, selama ini menjadi salah satu menu favorit. (FOTO: IST)
KALTIMPOST.ID, Tidak diragukan lagi, jengkol memang bisa memberikan manfaat baik bagi kesehatan. Salah satunya bagi ibu hamil. 

 

Kaltimpost.id 16 Agustus 2024 lalu, dalam tulisan Rahasia Herbal Kalimantan: Jaring (Jengkol) Ampuh Menurunkan Kadar Gula Darah,

telah mengupas habis manfaat jengkol yang mampu menurunkan gula darah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjadi sumber protein, peserta menjadi sumber zat besi.

 

Namun, Anda disarankan untuk tetap konsumsi jengkol secukupnya. Pasalnya, jengkol secara alami mengandung asam jengkolat yang apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak berpotensi memicu gangguan pada ginjal atau saluran kemih.

 

Jengkol mengandung beragam nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Di dalam 100 gram jengkol mentah, terkandung sekitar 192 kalori dan beberapa nutrisi lain, seperti:

52 gram air

5 gram protein

0,3 gram lemak

41 gram karbohidrat

1,5 gram serat

241 miligram kalium

150 miligram fosfor

60 miligram natrium

31 miligram vitamin C

 

Manfaat Jengkol untuk Kesehatan lainnya yakni:

 

Menjaga Kesehatan Tulang

Kandungan kalsium dan fosfor dalam jengkol membuatnya menjadi teman baik untuk kesehatan tulang dan gigi. Dengan mengonsumsi jengkol secara teratur, kita dapat membantu mencegah risiko osteoporosis dan menjaga kepadatan tulang pada tingkat optimal.

 

Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Jengkol, yang kaya serat dan fitonutrien, membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Dengan mengonsumsi jengkol secara teratur, kita dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga kesehatan sistem kardiovaskular kita.

 

Membantu Pencernaan

Serat tinggi dalam jengkol memiliki peran penting dalam meningkatkan fungsi pencernaan. Tidak hanya itu, enzim papain dalam jengkol membantu memecah protein, menjadikannya alat yang efektif untuk mencegah sembelit dan menjaga kesehatan sistem pencernaan kita.

 

Menyehatkan Kulit

Kandungan vitamin C dan antioksidan dalam jengkol membantu menjaga kesehatan kulit. Nutrisi ini tidak hanya membantu mengurangi peradangan, tetapi juga mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.

 

Untuk mencegah efek samping negatif, batasi konsumsi jengkol tidak melebihi 75 mg per hari untuk wanita dan 90 mg per hari untuk pria.

Editor : Uways Alqadrie
#herbal kalimantan