Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jangan Sampai Salah! Berikut Daftar Makanan yang Menyebabkan Asam Urat

Dwi Puspitarini • Kamis, 15 Mei 2025 | 07:08 WIB

 

Ilustrasi daging merah.
Ilustrasi daging merah.

KALTIMPOST.ID, Asam urat bukan hanya soal genetik atau usia, pola makan memiliki pengaruh besar terhadap munculnya penyakit ini.

Tubuh kita menghasilkan asam urat dari purin, zat alami yang juga banyak ditemukan dalam makanan sehari-hari.

Saat kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi, terbentuklah kristal yang menumpuk di sendi dan menimbulkan nyeri, bengkak, serta radang.

Mengutip dari jurnal Arthritis & Rheumatology (2020), asupan tinggi purin dapat meningkatkan risiko hiperurisemia, yang merupakan faktor utama dalam perkembangan asam urat.

Maka, mengatur pola makan bukan sekadar saran tambahan, ini bagian penting dari pencegahan dan pengobatan.

 Baca Juga: Buah Kecil Berwarna Merah Ini Diam-Diam Mampu Cegah Infeksi Saluran Kemih

Makanan Pemicu Asam Urat yang Wajib Dihindari

Berikut beberapa jenis makanan yang terbukti bisa meningkatkan kadar asam urat:

  1. Daging Merah

Sapi, kambing, dan domba termasuk tinggi purin. Mengonsumsinya secara rutin terbukti memicu serangan asam urat.

  1. Jeroan

Hati, ginjal, dan otak hewan sangat kaya purin. Meski menggugah selera, jeroan adalah musuh utama penderita asam urat.

Organ meats contain purines that metabolize into uric acid, thus increasing the risk of gout,” ungkap Mayo Clinic dalam artikelnya tentang diet untuk penderita gout (2022).

  1. Makanan Laut

Ikan teri, sarden, kerang, dan udang adalah jenis seafood tinggi purin. Tidak semua seafood buruk, tapi jenis ini patut dibatasi.

  1. Minuman Manis (Fruktosa Tinggi)

Soda dan jus kemasan yang mengandung fruktosa dapat mempercepat produksi asam urat dalam tubuh.

  1. Minuman Beralkohol

Bir mengandung purin tinggi dan alkohol mengganggu kemampuan ginjal mengeluarkan asam urat.

  1. Makanan Olahan dan Cepat Saji

Selain tinggi kalori dan lemak trans, fast food juga bisa memicu inflamasi dan memperburuk kondisi sendi.

  1. Kacang-kacangan Tertentu

Kacang tanah, kedelai, dan olahannya (tempe, tahu) mengandung purin sedang hingga tinggi. Tidak perlu dihindari sepenuhnya, tapi harus dibatasi.

 Baca Juga: Bisa Picu Stroke, Ini Ciri-Ciri Penyumbatan Pembuluh Darah di Otak, Jangan Sampai Terlambat!

Tips Praktis Menghindari Makanan Pemicu

Mengubah pola makan bisa terasa sulit, tapi beberapa langkah sederhana ini bisa membantu:

 

Makanan yang Aman untuk Penderita Asam Urat

Tak perlu bingung memilih makanan. Berikut daftar makanan yang aman dan bahkan membantu menurunkan kadar asam urat:

 

“Diet rendah purin dan tinggi air dapat mengurangi risiko kekambuhan gout hingga 50%,” tulis American College of Rheumatology (ACR) dalam pedoman manajemen gout 2021.

Makanan bukan hanya penambah energi, bisa jadi penyebab atau penyelamat. Jika Anda atau orang terdekat menderita asam urat, langkah pertama yang paling efektif adalah mengontrol apa yang masuk ke tubuh.

Untuk mencegah kekambuhan asam urat, sangat penting menghindari makanan tinggi purin seperti jeroan dan jenis seafood tertentu.

Selain itu, batasi konsumsi minuman manis dan alkohol yang bisa memperburuk kondisi.

Sebagai gantinya, pilihlah makanan alami yang rendah purin dan kaya kandungan air, seperti buah dan sayur segar, yang membantu mengontrol kadar asam urat dalam tubuh.

Lakukan perubahan kecil hari ini untuk mencegah nyeri besar besok. Jika ragu, jangan sungkan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#makanan yang menyebabkan asam urat #asam urat #makanan yang harus dihindari #makanan penyebab asam urat #seafood #jeroan