Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Mengenal Padel: Jenis Raket, Aturan Bermain, dan Lapangan yang Perlu Kamu Tahu

Rahmi Ramadhani • Rabu, 20 Agustus 2025 | 06:30 WIB

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Olahraga padel belakangan ini sedang gemar digeluti di Indonesia. Banyak orang mulai penasaran karena permainan ini menggabungkan keseruan tenis dan squash, tapi dengan aturan yang lebih sederhana. 

Nah, buat kamu yang baru mau mencoba atau sudah rutin main, ada beberapa hal penting yang wajib buat dipamain, mulai dari aturan dan cara main, jenis raket, sampai tipe lapangan padel.

Aturan dan Cara Bermain Padel

Padel bisa dimainkan dalam format ganda (2 lawan 2) sehingga kerja sama tim sangat penting. Berikut aturan dasarnya:

Servis dilakukan secara underhand. Bola harus dipantulkan ke lantai terlebih dahulu lalu diarahkan diagonal ke kotak servis lawan.

Sistem skor sama seperti tenis: 0 (love), 15, 30, 40, dan game. Satu set dimenangkan jika mencapai 6 game dengan selisih 2.

Permainan dimulai dari servis, lalu bola bisa dikembalikan langsung atau setelah memantul ke dinding. Bola tidak boleh memantul lebih dari sekali di lantai.

Hal menarik dari padel adalah penggunaan dinding samping dan belakang, yang bikin permainan jadi lebih dinamis, taktis, dan menantang refleks.

Jenis-Jenis Raket Padel

Raket adalah alat utama yang bisa memengaruhi performa di lapangan. Berikut jenis-jenisnya Raket Padel yang bisa kamu gunakan saat bermain nanti:

Raket Bentuk Bulat

Cocok untuk pemula karena punya sweet spot yang besar sehingga lebih mudah mengontrol bola. Beratnya relatif ringan sehingga nyaman digunakan untuk permainan defensif.

Raket Bentuk Diamond

Pilihan untuk pemain berpengalaman yang suka bermain agresif. Raket ini memberikan power besar, terutama saat smash, tapi butuh teknik yang lebih matang agar kontrol tetap terjaga.

Raket Bentuk Teardrop

Kombinasi antara kontrol dan power. Sweet spot ada di tengah, sehingga ideal untuk pemain level menengah yang ingin fleksibilitas dalam permainan.

Foam Core vs EVA Core

Foam Core: lebih empuk, ringan, dan minim getaran. Cocok buat yang ingin kenyamanan saat rally panjang.

EVA Core: lebih keras dan solid, menghasilkan pukulan cepat dengan tenaga ekstra. Pas untuk permainan penuh power.

Raket Kustom

Buat yang sudah paham gaya bermainnya, raket kustom bisa jadi investasi jangka panjang karena bisa disesuaikan dengan preferensi pribadi.

Jenis Lapangan Padel

Selain raket dan aturan main, lapangan juga berpengaruh pada pengalaman bermain. Secara umum, lapangan padel dibagi menjadi dua:

Outdoor Court: biasanya ada di hotel, komplek olahraga, atau turnamen besar. Lantainya bisa dari rumput sintetis, akrilik, atau tartan. Atmosfernya lebih seru karena terbuka.

Indoor Court: cocok buat yang ingin main tanpa khawatir cuaca. Banyak ditemukan di sport hall atau pusat tenis komersial. Lantai yang dipakai mirip dengan outdoor court yang punya rumput sintetis, akrilik, atau tartan.

Dari segi kenyamanan dan kesehatan, jenis lantai yang digunakan sangat penting. Lapangan yang terlalu keras atau terlalu lembut bisa memengaruhi otot kaki pemain. Karena itu, rumput sintetis dan lantai akrilik jadi pilihan populer.

Padel bukan sekadar olahraga baru yang hype, tapi juga menyenangkan karena bisa dimainkan semua usia. 

Dengan memilih raket yang sesuai, memahami aturan main, dan tahu jenis lapangannya, permainan jadi lebih seru sekaligus aman. Jadi, kalau kamu lagi cari olahraga seru yang bisa dimainkan bareng teman, padel bisa jadi pilihan pas!

Editor : Uways Alqadrie
#Raket padel #olahraga padel #lapangan padel #olahraga indonesia