Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Rayakan Kamis Putih Bersama Umat Paroki Santo Yohanes Penginjil Linggang Melapeh, Ini Pesan Bupati Kubar

Sunardi Kaltim Post • Jumat, 18 April 2025 | 14:59 WIB
KEBERSAMAAN: Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin bersama ibunya Lucia Mayo dan umat Paroki Santo Yohanes Penginjil Linggang Melapeh melaksanakan Misa Kamis Putih.
KEBERSAMAAN: Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin bersama ibunya Lucia Mayo dan umat Paroki Santo Yohanes Penginjil Linggang Melapeh melaksanakan Misa Kamis Putih.

KALTIMPOST. ID, SENDAWAR - Bupati Kutai Barat Frederick Edwin bersama ribuan umat Katolik mengikuti Misa Kamis Putih di Paroki Santo Yohanes Penginjil Linggang Melapeh. Misa ini adalah bagian dari Tri Hari Suci Paskah bagi umat Katolik se dunia.

Dalam sambutannya usai Misa Kamis Putih, Bupati Kubar Frederick Edwin menyampaikan selamat memasuki Tri Hari Suci Paskah bagi seluruh umat. Dia berharap melalui perayaan Kamis Putih ini dapat kembali mengingatkan kita untuk terus menanamkan dan mengamalkan kasih dalam setiap apa yang kita lakukan baik kepada Tuhan maupun kepada sesama.

"Persatuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) telah menetapkan Tema Paskah pada tahun ini, yakni ”Damai Sejahtera Kristus di tengah Keluarga”. Sebagaimana diketahui, keluarga sebagai kelompok terkecil dalam masyarakat, memiliki peran penting dalam proses sosialisasi," ucapnya.

"Maka, memaknai tema paskah tersebut, tentu diharapkan dalam keluarga dapat membangun sikap rohani serta menjadikan kasih sebagai pondasi iman dan menumbuhkan sikap damai yang kemudian dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, " sambungnya.

Bupati melanjutkan, Paskah juga menjadi momen kita sebagai umat untuk bertobat dan merefleksikan diri kita. Refleksi yang dilakukan tak hanya berukur pada diri sendiri tetapi juga pada konteks diluar diri sendiri yang lebih luas, terutama peranan yang kita berikan bagi masyarakat dan pembangunan daerah kita ini.

“Sekiranya dengan dilakukannya refleksi tersebut dapat menjadi acuan untuk tindakan yang akan kita lakukan di masa mendatang,” tuturnya.

Bagi Pemerintah Daerah, tujuan refleksi pun jelas bagi percepatan langkah dan kebijakan-kebijakan yang akan diajukan pada masa mendatang demi mewujudkan Kutai Barat Yang Semakin Sejahtera, Aman, Adil, Merata dan Beradat yang merupakan visi Pemerintah Kabupaten Kutai Barat periode 2025-2030.

Lebih lanjut urainya pemerintah Kabupaten Kutai Barat sangat peduli terhadap peningkatan kehidupan beragama dimana hal tersebut terus diwujudkan dengan pemberian berbagai bantuan keagamaan seperti: bantuan pembangunan rumah ibadah, bantuan melaksanakan Ziarah ke Yerusalem bagi umat nasrani serta bantuan untuk melaksanakan Ibadah umroh bagi umat Muslim, dan lain sebagainya.

"Bantuan–bantuan yang akan dianggarkan secara rutin melalui APBD Kabupaten Kutai Barat tersebut diberikan merupakan wujud perhatian Pemerintah terhadap peningkatan kualitas hidup umat beragama. Sekiranya dengan pemberian bantuan dibidang keagamaan ini dapat menciptakan SDM Kutai Barat memiliki kualitas iman sehingga dapat membaktikan dirinya dengan partisipasi aktif dan mendukung proses pembangunan daerah tercinta ini, " tutupnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#bupati kutai barat #Frederick Edwin #katolik #paskah #misa kamis putih #Kutai Barat