KALTIM POST.ID-Kantor DPRD Kutai Barat (Kubar) perlu sentuhan rehabilitasi. Sebab saat ini di sejumlah titik atap bangunan dilaporkan bocor. Akibatnya sejumlah plafon rontok.
“Salah satu yang cukup parah di depan pintu masuk ruangan saya. Plafonnya jatuh meninggalkan lubang menganga dengan diameter kurang lebih 2 meter,” beber Ketua DPRD Kubar Ridwai kepada Kaltim Post, Senin (12/5).
Menurutnya bangunan itu memang sudah lama perlu rehabilitasi. Namun anggota DPRD Kubar tak ingin mementingkan kepentingan sendiri. Sehingga lebih memilih menggunakan anggaran untuk pos belanja lainnya yang lebih mendesak.
“Memang pernah ada rehabilitasi. Tapi yang diperbaiki plafon bukan atapnya. Sehingga ya begitu ada musim hujan ya, rontok plafon,” lanjutnya.
Politikus PDI Perjuangan itu menuturkan beberapa waktu lalu pernah menyampaikan hal tersebut ke Bupati Kutai Barat dan mendapat respons positif. “Tahun ini kami mendapat perencanaannya. Untuk fisiknya bisa dipastikan tahun depan,” ujarnya.
Dari pantauan Kaltim Post selain rehabilitasi atap gedung, DPRD Kubar juga memerlukan ruang kerja yang lebih layak.
Di mana ruang kerja yang sekarang berupa ruang yang disekat dan masih menyisakan sela antara dinding sekat dan plafon. Sehingga belum terjaga privacy antar-ruangan. (rd)
SUNARDI
Editor : Romdani.