Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PBB Puti Jaji Siapkan Buku Kebudayaan Kutai Barat, Ungkap Nilai Adat dan Kearifan Lokal

Sunardi Kaltim Post • Kamis, 16 Oktober 2025 | 09:01 WIB

Presentasi laporan pendahuluan penulisan buku kebudayaan.
Presentasi laporan pendahuluan penulisan buku kebudayaan.

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR - Upaya memperkaya literasi kebudayaan daerah terus dilakukan di Kutai Barat.

Sejumlah pihak kini mulai merancang karya tulis yang akan merekam jejak sejarah, adat, hingga nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Dayak di Bumi Tanaa Purai Ngeriman itu.

Baca Juga: DPRD Kutai Barat Gelar Rapat Paripurna, Tiga Fraksi Sampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda APBD 2026.

Salah satu langkah konkret datang dari Perkumpulan Bina Benua (PBB) Puti Jaji, yang menggelar presentasi laporan pendahuluan penulisan buku-buku kebudayaan Kutai Barat tahun 2025.

Kegiatan ini dihadiri para tokoh masyarakat, akademisi, dan pemangku kepentingan di bidang kebudayaan.

Direktur PBB Puti Jaji, Paulus Kadok, menjelaskan bahwa lembaganya merupakan organisasi nirlaba yang fokus pada riset sosial dan budaya.

Melalui proyek ini, PBB Puti Jaji ingin menambah khazanah pengetahuan tertulis tentang kebudayaan Kutai Barat.

“Tujuan penulisan buku ini adalah memperkaya literasi budaya lokal dan melestarikan pengetahuan adat agar tidak hilang di generasi mendatang,” ujarnya.

Paulus menambahkan, laporan pendahuluan ini juga menjadi ajang untuk menerima masukan terkait rancangan isi buku dari berbagai pihak.

Dukungan datang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat. Kabid PPD, Yusuf, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Semoga kehadiran berbagai pihak bisa memberikan saran dan dukungan untuk penyusunan buku kebudayaan ini,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat, R.L. Bandarsyah, turut mengapresiasi inisiatif tersebut.

Ia berharap penulisan buku dapat menjadi referensi penting bagi pelajar dan masyarakat dalam memahami budaya lokal.

Adapun buku yang tengah disusun mencakup beragam tema, antara lain Pelangi Sendawar: Kumpulan Cerita Rakyat Kutai Barat, 101 Nasihat Bijak dalam Ritual Perkawinan Adat Dayak Benuaq, serta Pesan Eskatologis dalam Ritual Kematian Dayak Benuaq.

Baca Juga: Warga Marimun Desak PT BISM Ganti Rugi Lahan, Perusahaan Klaim Sudah Sesuai Prosedur

Selain itu, terdapat Monaq dan Ringeng Jilid II, Sejarah Lamin Tolan, Mancong, Benung, dan Pepas Eheng, Strategi Pembangunan dan Pelestarian Adat serta Hukum Adat Budaya Rentenuukng Berbasis Komunitas Lokal, dan Sejarah Kampung-Kampung di Kawasan Linggang.

Melalui proyek ini, PBB Puti Jaji berharap warisan budaya Kutai Barat dapat terus hidup, dikenal, dan menjadi kebanggaan generasi muda di masa mendatang. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#penulisan buku #kebudayaan #sejarah #cerita rakyat #Kutai Barat