Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Natal Oikumene 2025 di Kubar, Bupati Ajak Umat Berperan Aktif Bangun Daerah

Sunardi Kaltim Post • Rabu, 31 Desember 2025 | 06:50 WIB
Frederick Edwin menghadiri Natal Oikumene 2025 di Katolik Center Sendawar, Selasa (30/12) malam.
Frederick Edwin menghadiri Natal Oikumene 2025 di Katolik Center Sendawar, Selasa (30/12) malam.

KALTMPOST.ID-Pemkab Kutai Barat (Kubar) menggelar perayaan Natal Oikumene 2025 yang berlangsung khidmat dan penuh makna.

Kegiatan itu dipusatkan di Katolik Center Sendawar, Selasa (30/12) malam dan dihadiri ribuan umat Kristiani dari berbagai denominasi gereja di Kubar.

Perayaan Natal Oikumene tersebut dipimpin oleh Uskup Keuskupan Agung Samarinda, Yang Mulia Mgr Yustinus Harjosusanto, MSF, yang memimpin Misa Natal.

Suasana perayaan semakin semarak dengan pujian rohani yang dibawakan Rachel Mutiara, mengajak umat larut dalam suasana syukur dan permenungan iman.

Bupati Kubar Frederick Edwin turut hadir dan menyampaikan pesan Natal kepada seluruh masyarakat.

Ia menegaskan bahwa perayaan Natal bukan sekadar agenda seremonial keagamaan, melainkan momentum rohani untuk merefleksikan kasih Allah serta memperkuat peran keluarga dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kelahiran Yesus Kristus bukan hanya peristiwa sejarah iman, tetapi perwujudan nyata kehadiran Allah yang menyertai kehidupan manusia dan membawa keselamatan bagi setiap keluarga,” ujar Frederick dalam sambutannya.

Ia mengaitkan pesan Natal dengan tema yang diangkat tahun ini, yakni Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga, sebagaimana tertulis dalam Injil Matius 1:21–24.

Menurutnya, tema tersebut mengingatkan pentingnya keluarga sebagai fondasi utama dalam menanamkan nilai iman, kasih, dan karakter.

Bupati menjelaskan bahwa keluarga merupakan sekolah iman pertama dan utama. Di dalam keluarga, nilai kejujuran, pengorbanan, tanggung jawab, serta semangat melayani diwariskan dari generasi ke generasi.

Kehadiran Allah dalam keluarga, kata dia, menjadi sumber kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern.

Dalam konteks pembangunan daerah, Frederick menekankan setiap elemen masyarakat memiliki peran dan tanggung jawab yang sama pentingnya.

Tidak ada kontribusi yang dianggap kecil selama dilakukan dengan ketulusan dan semangat kebersamaan.

“Saya mengajak seluruh umat Kristiani di Kubar untuk terus berperan aktif sesuai panggilan masing-masing, baik sebagai pelayan gereja, orangtua, pemuda, aparatur pemerintah, pendidik, maupun sebagai bagian dari masyarakat,” ajaknya.

Ia menambahkan, dengan semangat Natal, seluruh elemen diharapkan dapat bersinergi menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan yang adil dan merata di Kutai Barat.

Lebih lanjut, Frederick menyoroti peran gereja dalam kehidupan sosial. Menurutnya, gereja bukan hanya bangunan fisik, melainkan persekutuan umat yang menjadi ruang pembinaan iman, moral, dan karakter.

Dari gereja diharapkan lahir gagasan-gagasan kreatif dan inovatif yang berdampak positif bagi masyarakat luas.

“Gereja diharapkan terus hadir sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial, serta menjadi terang dan garam dunia dengan menghadirkan kasih Kristus di tengah kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.

Melalui perayaan Natal Oikumene, Pemkab Kubar berharap nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial semakin menguat, sekaligus menjadi landasan dalam membangun daerah yang harmonis dan berkeadilan. (rd)

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #ibu kota nusantara #kutai kartanegara #Kutai Barat #Natal Oikumene