KALTIMPOST.ID, SENDAWAR-Bupati Kutai Barat Frederick Edwin berharap Forum Group Discussion (FGD) terkait penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 serta pelaksanaan APBD 2026 memberikan hasil yang optimal.
Menurutnya, FGD memiliki peran strategis sebagai wadah diskusi, pertukaran gagasan, serta penyamaan persepsi antarpemangku kepentingan. Khususnya dalam merumuskan kebijakan dan langkah-langkah yang tepat dalam pengelolaan keuangan daerah.
Harapan dari FGD tersebut tidak hanya menjadi bahan diskusi semata, tetapi benar-benar dapat dirumuskan menjadi rekomendasi yang konstruktif. "Rekomendasi tersebut hendaknya menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan, perumusan kebijakan, serta pengelolaan keuangan daerah ke depan,” ungkapnya, Sabtu (31/1).
FGD digelar di Grand Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Jumat (30/01), dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Simon Saimima,serta Boyke Martz Sagian, Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda. (*)
Editor : Dwi Restu A