SENDAWAR– Dalam upaya memastikan keberlanjutan program kerja yang berdampak langsung pada masyarakat, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tahun 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Muara Lawa pada Kamis (16/4/2026).
Mengusung tema “Optimalisasi Monitoring dan Evaluasi untuk Mewujudkan Program PKK yang Tepat Sasaran dan Berkelanjutan,” acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kubar, Maria Christina Mozes Edwin, didampingi Wakil Ketua TP PKK Dewi Hairiah.
Baca Juga: Isi Kekosongan Jabatan, PMI Kubar Matangkan Persiapan Musyawarah Luar Biasa
Dalam arahannya, Maria Christina menekankan bahwa eksistensi PKK bukan sekadar organisasi formal, melainkan motor penggerak untuk mewujudkan keluarga berdaya guna yang selaras dengan visi pembangunan daerah dan kerangka Asta Cita.
"Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menilai sejauh mana sinergitas antara pemerintah dengan TP PKK dalam mengembangkan program yang telah berjalan. Kita perlu memastikan setiap langkah selaras agar manfaatnya benar-benar dirasakan keluarga di Kutai Barat," tegas Maria.
Maria, juga menyoroti tantangan operasional sebagai organisasi non-profit. Mengingat keterbatasan anggaran yang sering menjadi kendala, Maria berharap adanya dukungan penuh dan kolaborasi anggaran dari pemerintah di tingkat kecamatan hingga kampung.
Senada dengan hal tersebut, Camat Muara Lawa, Edy Murhamdi, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas peran aktif kader PKK di wilayahnya. Ia menggarisbawahi bahwa ujung tombak keberhasilan program pemerintah sering kali berada di tangan kader.
Baca Juga: Genjot Konektivitas Kutai Barat, Proyek Preservasi Jalan Muara Muntai – Blusuh Terus Dikebut
"Dasawisma memiliki peran vital karena mereka bersentuhan langsung dengan denyut nadi masyarakat. Dukungan mereka di bidang kesehatan dan pemberdayaan sosial adalah kunci keberhasilan pembangunan di tingkat bawah," ujar Edy.
Kegiatan monev ini dihadiri oleh jajaran pengurus TP PKK Kabupaten, perwakilan Danramil, serta pengurus TP PKK dari delapan kampung yang ada di wilayah Kecamatan Muara Lawa.
Melalui pertemuan ini, diharapkan tercipta solusi atas berbagai kendala lapangan serta penguatan komitmen antarlembaga. Dengan sinergi yang lebih solid antara pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, dan TP PKK, diharapkan program kesejahteraan keluarga di Kutai Barat dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan.
Editor : Muhammad Ridhuan