KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Tingginya mobilitas pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor saat berangkat sekolah, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.
Melalui Dinas Perhubungan, pemerintah daerah melakukan langkah proaktif dengan menggelar Apel Keselamatan Berlalu Lintas di lapangan SMA Negeri 1 Sendawar, Kecamatan Melak, Senin (11/5).
Baca Juga: BKN Terapkan Aturan Baru, PNS dengan Kondisi Ini Tak Bisa Naik Pangkat 2026
Kegiatan didesain bukan sekadar upacara seremonial rutin. Setelah pelaksanaan apel, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi keselamatan berlalu lintas serta sosialisasi intensif mengenai tata tertib berkendara dan bahaya laten narkotika di aula sekolah.
Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, Dishub menggandeng narasumber kompeten dari Polres Kubar dan Badan Narkotika Kabupaten Kutai Barat.
Plt Kepala Dishub Kubar, Rita Nursandy menegaskan bahwa edukasi ini sangat krusial untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kalangan remaja. Ia menaruh harapan besar agar para peserta yang hadir tidak hanya menjadi pendengar pasif, melainkan mampu bertransformasi menjadi penggerak perubahan di lingkungan mereka.
Baca Juga: DPRD Bontang Dorong Penyetopan Sementara dan Evaluasi Retribusi Wisata Bontang Kuala
Siswa-siswi yang ikut hari ini harus bisa menjadi duta pelajar bagi rekan-rekannya. Menjadi contoh bahwa menggunakan kendaraan harus dibarengi ketaatan pada aturan, bukan sekadar gaya hidup, ungkap Rita di sela kegiatan.
Di lokasi yang sama, Kasat Lantas Polres Kubar AKP Muhammad Syafi'i memberikan arahan teknis terkait pengenalan rambu-rambu yang selama ini sering diabaikan oleh pengguna jalan.
Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap isyarat lampu lalu lintas dan rambu larangan merupakan kunci utama keselamatan bersama di ruang publik.
Baca Juga: Kasus Suap IUP Kaltim, Dayang Donna Dijatuhi Vonis 4 Tahun Penjara
Kami ingin pelajar di Kubar menjadi role model. Paham mana rambu perintah dan mana rambu larangan. Kedisiplinan di jalan raya mencerminkan kedisiplinan diri sebagai pelajar, jelas Syafi’i.
Selain fokus pada keselamatan di aspal, ancaman narkotika juga menjadi bahasan utama dalam pertemuan tersebut. Perwakilan BNK Kubar, Zulkarnain memaparkan data mengenai kerawanan penyalahgunaan narkoba, khususnya di wilayah Kecamatan Melak. Dia menyebut Kelurahan Melak Ilir saat ini masuk dalam perhatian khusus terkait peredaran barang haram tersebut.
Narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan generasi muda di Kubar. Kami terus mendorong kepedulian masyarakat dan menyediakan layanan rehabilitasi bagi mereka yang ingin pulih, kata Zulkarnain.
Baca Juga: DPRD Balikpapan Bakal Sisir Kafe hingga Parkir, PAD Bocor Jadi Sorotan
Aksi kolaboratif lintas sektor ini diikuti oleh sedikitnya 90 perwakilan siswa yang berasal dari tiga sekolah menengah atas di Kecamatan Melak, yakni SMA 1 Sendawar, SMK 1 Sendawar, dan MAN Sendawar. Melalui literasi keselamatan dan kesehatan ini, para pelajar diharapkan lebih mawas diri dalam pergaulan sehari-hari serta menjadi pelopor keselamatan berkendara di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. (*)