KALTIMPOST.ID, Tanggal 3 Juli 2025 memperingati hari apa? Pada tanggal ini, terdapat satu peringatan penting dunia, Hari Bebas Kantong Plastik Internasional 2025.
Hari Bebas Kantong Plastik Internasional atau International Plastic Bag Free Day diperingati setiap tahun dengan tujuan sebagai pengingat bahwa krisis plastik global telah berakar panjang dalam sejarah peradaban modern.
Sejarah Hari Bebas Kantong Plastik Internasional
Kantong plastik yang kini lazim ditemui dalam kehidupan sehari-hari ternyata berasal dari penemuan tak sengaja.
Pada tahun 1933, para peneliti di Northwich, Inggris, menemukan polietilena, bahan dasar plastik paling umum, yang semula hanya digunakan untuk kebutuhan militer selama Perang Dunia II.
Inovasi kemudian berlanjut di Swedia, ketika pada tahun 1965, insinyur Sten Gustaf Thulin mematenkan tas belanja dari polietilena yang ringan dan tahan air.
Produk ini dengan cepat menggantikan tas kertas dan kain di pasar Eropa, lalu menjalar ke Amerika Serikat pada akhir 1970-an, didorong oleh kampanye pemasaran agresif dari industri plastik.
Namun popularitas yang begitu luas membawa dampak yang tidak ringan. Pada 1997, peneliti Charles Moore menemukan Great Pacific Garbage Patch, hamparan sampah mengambang di Samudra Pasifik yang sebagian besar berisi plastik.
Kantong plastik, sebagai salah satu penyumbang utama, seringkali dikira ubur-ubur oleh penyu dan satwa laut lainnya, menyebabkan kematian tragis yang semakin sering terjadi.
Peringatan 3 Juli menjadi momen refleksi bagi masyarakat global; bagaimana sebuah inovasi praktis berubah menjadi ancaman ekologis, dan bagaimana manusia memiliki andil besar dalam memperbaiki atau memperparah dampaknya.
Langkah awal telah dilakukan sejumlah negara. Bangladesh melarang kantong plastik tipis pada 2002, setelah mendapati bahwa limbah plastik menyumbat saluran air saat banjir besar. Sejak itu, berbagai negara mengikuti jejak serupa sebagai bentuk tanggung jawab lingkungan.
Hari Bebas Kantong Plastik Internasional mulai dicanangkan secara global sebagai bagian dari gerakan Break Free From Plastic pada 2016, yang kini menghimpun lebih dari 1.500 organisasi di seluruh dunia.
Gerakan ini mendorong masyarakat untuk mengambil bagian, mulai dari tindakan kecil seperti membawa tas belanja sendiri, hingga mendorong perubahan kebijakan di tingkat nasional.
Pada akhirnya, 3 Juli bukan sekadar tanggal dalam kalender lingkungan, tapi momentum yang mengingatkan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari kesadaran sejarah dan aksi individu yang konsisten. (*)
Editor : Almasrifah