Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Hukum Merawat Diri saat Ramadan, Bolehkah Memotong Kuku dan Rambut?

Ari Arief • Selasa, 24 Februari 2026 | 08:10 WIB

Ilustrasi memotong kuku.
Ilustrasi memotong kuku.

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Bulan suci Ramadan adalah kesempatan emas bagi umat Muslim untuk mempertebal iman dan memperbaiki diri.

Selain menahan lapar dan dahaga, menjaga keabsahan puasa menjadi prioritas utama.

Namun, sering kali muncul keraguan di tengah masyarakat mengenai aktivitas keseharian yang berkaitan dengan kebersihan fisik, seperti memotong kuku atau mencukur rambut.

Benarkah Memotong Kuku Membatalkan Puasa?

Ada anggapan keliru yang beredar bahwa memotong kuku, mencukur kumis, hingga mencabut bulu ketiak dapat merusak pahala atau membatalkan puasa.

Baca Juga: Ini Deretan Vitamin yang Tepat Dikonsumsi Saat Puasa

Faktanya, literatur fikih menegaskan bahwa aktivitas tersebut sama sekali tidak membatalkan puasa.

Sebagaimana diulas oleh H. Brilly El-Rasheed dalam bukunya, Berguru Kepada Jibril Seri 1, tindakan merawat kebersihan fisik tidak termasuk dalam kategori pembatal puasa.

Hal-hal yang membatalkan puasa secara syariat umumnya berkaitan dengan masuknya benda ke dalam lubang tubuh secara sengaja (al-jauf) atau aktivitas lain yang telah ditetapkan nash, bukan aktivitas perawatan lahiriah.

Kebersihan Adalah Fitrah

Islam justru sangat menekankan pentingnya menjaga kerapian tubuh. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW menyebutkan lima perkara yang menjadi fitrah manusia.

Baca Juga: Panduan Nutrisi Sahur, Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Tips bagi Anak yang Sedang Tumbuh

Khitan (sunat).

Mencukur bulu kemaluan.

Merapikan kumis.

Memotong kuku.

Mencabut bulu ketiak.

Bahkan, terdapat batasan waktu agar kuku dan rambut-rambut tersebut tidak dibiarkan tumbuh liar.

Sahabat Anas RA menyebutkan bahwa Rasulullah SAW memberi batas maksimal 40 hari untuk merapikan bagian-bagian tubuh tersebut agar kebersihan tetap terjaga.

Baca Juga: Pakai Minyak Angin saat Puasa, Batal atau Tidak? Ini Jawaban Ulama!

Kapan Memotong Kuku Menjadi Larangan?

Penting untuk membedakan antara ibadah puasa dengan ibadah lainnya.

Larangan memotong kuku dan rambut tidak berlaku saat puasa Ramadan, melainkan berlaku pada dua kondisi.

Saat berihrambagi jamaah yang sedang melaksanakan ibadah Haji atau Umrah.

Bagi pekurban mulai dari tanggal 1 Zulhijah hingga hewan kurbannya disembelih pada Iduladha (berdasarkan hadis riwayat Muslim dari Ummu Salamah).

Baca Juga: Sikat Gigi saat Puasa, Batal atau Tidak? Ini Kata 4 Mazhab!

Bagi Anda yang sedang menjalankan puasa Ramadan, tetaplah menjaga kebersihan diri.



Memotong kuku dan merapikan rambut tetap diperbolehkan dan tidak memengaruhi keabsahan ibadah puasa Anda.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#kuku #kumis #ramadan #Memotong kuku #ketiak