KALTIMPOST.ID, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB) memberikan dukungan penuh langkah pemerintah dalam memproses secara transparan, objektif, dan akuntabel terhadap semua pihak yang terlibat, baik pelaku kekerasan maupun aparat yang bertugas.
Hal itu dinyatakan dalam sikap resmi partai mengenai maraknya aksi unjuk rasa di berbagai daerah yang disertai aksi anarkistis hingga menelan korban jiwa.
Beberapa korban jiwa tersebut di antaranya Affan Kurniawan (pengemudi ojek online), Sarinawati, Syaiful Akbar, Muhammad Akbar Basri (pegawai DPRD Kota Makassar), Rusdamdiansyah (mahasiswa UMI Makassar), Rheza Sendy Pratama (mahasiswa Amikom Yogyakarta), dan Sumari (kusir becak di Solo).
Mengenai hal itu, Ketua Umum PBB, Gugum Ridho Putra, menekankan pentingnya melibatkan semua pihak dalam upaya memulihkan situasi nasional.
Ia juga mendukung pemerintah mengambil langkah-langkah efektif dalam melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Yang harus kita lakukan adalah masyarakat umum harus diajak, kita tidak bisa sendiri dan mengedepankan dialog. Penyampaian pendapat harus dipastikan dilakukan secara damai,” kata Gugum kepada wartawan, Kamis (4/9/2025), seperti yang dilansir laman jawapos.com.
Lebih lanjut lagi, Gugum mewanti-wanti agar pejabat publik lebih sensitif terhadap kondisi sosial.
Ia menilai, perilaku sebagian oknum pejabat yang kerap memamerkan fasilitas negara di media sosial justru memicu kecemburuan dan kemarahan publik.
“Pejabat publik harus sadar bahwa jabatan itu amanah. Segala fasilitas yang mereka pegang tidak layak dipamer-pamerkan,” ujarnya.
Selain itu, PBB juga mengimbau seluruh kader dan simpatisan, khususnya 174 anggota DPRD dari Partai Bulan Bintang, untuk menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat secara sungguh-sungguh.
Gugum menekankan, wakil rakyat harus menjaga perilaku di ruang publik agar tidak melukai hati masyarakat.
Ia juga menambahkan pentingnya jalur damai dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan bangsa.
“Kami siap menjadi penjembatan aspirasi rakyat untuk menyalurkan kritik dan saran secara konstruktif, serta memperjuangkan pemerintahan yang demokratis, adil, dan berpihak kepada kepentingan umat serta bangsa,” tutup Gugun.
Editor : Hernawati