Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sudah 10 Kali Nikah, Kakek 85 Tahun Masih Bugar dan Gesit Saat Adu Silat dengan Dedi Mulyadi

Uways Alqadrie • Senin, 8 September 2025 | 12:58 WIB
Foto tangkapan layar
Foto tangkapan layar

KALTIMPOST.ID, SUBANG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menunjukkan gayanya yang nyentrik. Saat blusukan di wilayah Subang, ia bertemu dengan seorang kakek berusia 85 tahun yang mengenakan jaket loreng hijau. 

Pertemuan itu berubah menjadi tontonan menarik ketika Dedi menantang sang kakek untuk adu silat.

Awalnya, Dedi hanya menyapa ramah dan menggenggam tangan kakek itu. Dalam perbincangan singkat, terungkap bahwa di masa muda si kakek pernah bekerja di perkebunan PNT (onderneming). 

Dedi sempat berseloroh bahwa wajah sang kakek masih terlihat gagah, seakan menyimpan jejak jagoan sekaligus playboy. 

“Aki sudah berapa kali kawin?” tanya Dedi. Sambil tersenyum, sang kakek menjawab lirih: sepuluh kali.

Percakapan itu berlanjut ke tantangan fisik. Dedi langsung membuka langkah silat, yang disambut sigap oleh sang kakek. Meski usianya sudah lanjut, gerakan pria sepuh itu masih lincah menangkis dan meladeni setiap serangan. 

Sesekali, Dedi tampak kewalahan menghadapi kelincahan lawannya yang jauh lebih tua.

Warga sekitar yang menyaksikan pun bersorak kagum. Mereka tak menyangka seorang lansia masih memiliki tenaga dan keluwesan gerakan seperti itu. 

Dedi, yang memang kerap tampil spontan dalam setiap kunjungannya, tampak terhibur sekaligus takjub. “Dulunya berkuasa, sekarang pun masih perkasa,” ujarnya sambil tertawa.

Momen ini direkam dan dibagikan melalui kanal Kang Dedi Mulyadi Channel. Video itu dengan cepat beredar luas di media sosial. 

Tak sedikit warganet yang memuji sikap Dedi karena mampu membaur dengan warga kecil lewat cara yang sederhana namun hangat. 

Aksi kakek tersebut juga menjadi sorotan, terutama karena vitalitasnya yang dianggap melampaui usia.

Bagi Dedi, gaya blusukan seperti ini bukan hal baru. Ia kerap menghadirkan kejutan—dari berkelakar dengan pedagang pasar, menyapa petani di sawah, hingga menantang duel silat dengan warga.

Pola komunikasi itu dianggap berhasil mendekatkan dirinya dengan masyarakat, sembari menjaga tradisi dan kearifan lokal.

Editor : Uways Alqadrie
#gubernur jawa barat dedi mulyadi #bapak aing #kang dedi mulyadi #dedi mulyadi