Dua akun yang mengaku mengenal Anita membongkar bahwa botol minum berwarna biru itu ternyata ditemukan di dalam mobilnya, bukan raib di kereta sebagaimana klaim awal yang terlanjur viral.
Kesaksian itu beredar dari tangkapan layar unggahan sementara (story) Anita, yang disebut sempat ia tayangkan sebelum buru-buru dihapus.
Dalam unggahan tersebut, Anita mengaku mendapati tumblernya berada di mobil ketika pulang. Cerita ini menjadi bahan diskusi di sejumlah grup komunitas, termasuk grup motor yang dihuni kenalan Anita.
Beberapa anggota grup menyebut, Anita enggan mengangkat temuan tersebut ke publik karena terlanjur mendapat perhatian nasional.
Di waktu bersamaan, dukungan terhadap petugas KAI bernama Argi justru makin deras. Ia sebelumnya terseret karena dianggap lalai menjaga barang penumpang, bahkan disebut hampir dipecat.
Namun KAI menegaskan Argi tetap bertugas dan tidak menerima hukuman. Pertemuan mediasi antara Argi dan Anita pun berlangsung, di mana Anita menyampaikan permintaan maaf.
Konsekuensinya justru bergeser ke sisi lain. Perusahaan tempat Anita bekerja memilih menjatuhkan pemutusan hubungan kerja dengan alasan tindakannya tidak mencerminkan nilai lembaga.
Warganet pun memberi ragam komentar, mulai dari yang bersimpati hingga yang menilai kasus ini sebagai contoh bagaimana unggahan terburu-buru dapat merugikan banyak pihak.
Editor : Uways Alqadrie