Ini pula yang dirasakan oleh Siloam Blegur. Yang merupakan salah satu anggota Polri yang memperkuat tim taekwondo Kaltim.
Bisa turun kembali pada multi ajang empat tahunan tersebut, ia mengaku sangat bersemangat. Terlebih, dukungan yang diberikan langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto, membuatnya sangat bersyukur.
“Sangat bersyukur karena dikasih izin dan diberikan dukungan dari bapak Kapolda sendiri,” kata dia, usai pelepasan atlet di Lapangan Polda Kaltim beberapa waktu lalu.
Soal persiapan pun, diakuinya mereka sudah cukup siap dan persiapan telah dimatangkan. Tinggal doa restu dari keluarga dan seluruh anggota Polda Kaltim.
Dari cabang olahraga taekwondo, sambung dia, ada sekitar 15 atlet yang bakal diturunkan. Di mana, tiga di antaranya merupakan anggota kepolisian.
PON kali ini tentunya sangat dinanti-nanti oleh Siloam. Mengisi kategori tarung kelas under 54 kg putra, targetnya untuk tampil maksimal sangat kuat.
Mengingat, pada perhelatan PON Papua 2021 lalu, dirinya hanya mampu finis di peringkat lima. Makanya, tahun ini ia menarget untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Benua Etam.
Ditanya soal daerah yang diantisipasi, ia mengaku semua daerah punya kekuatan yang hampir sama. Karena, masa persiapan yang dilakukan lumayan lama.
“Selain itu, dari provinsi lain juga tentu akan mempersiapkan diri yang baik buat atletnya masing-masing. Jadi saya rasa semua ingin meraih hasil yang maksimal,” tuntasnya.
Editor : Uways Alqadrie