Bayan Run 2024 Diikuti 3.000 Peserta, Para Pelari Matangkan Persiapan
Oktavia Megaria• Sabtu, 28 September 2024 | 06:30 WIB
BERSIAP : Oktober ini, Bayan Run 2024 siap bergulir dengan 3000 peserta di Lapangan Merdeka. (Foto: Anggi/KP)
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Bagi para pegiat lari mesti bersiap-siap. Pasalnya, Bayan Run 2024 dipastikan bergulir pada Oktober mendatang di Lapangan Merdeka Balikpapan.
Untuk ini, beberapa hal mesti diperhatikan. Khususnya bagi para pemula, banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum mengikuti event lari tersebut.
Ketua Harian PASI Balikpapan Latib Mustofa menjelaskan, terlebih dahulu para pelari harus mengikuti kategori jarak lari sesuai dengan kemampuan.
Di samping itu, pentingnya melakukan latihan lari atau berjalan kaki jauh-jauh hari sebelum hari pelaksanaan event.
“Karena melihat pada event-event sebelumnya yang sampai adanya insiden itu, dikarenakan kurangnya faktor latihan. Bahkan ada yang sudah latihan tetap ada risiko jika punya riwayat kesehatan,” kata dia.
Dia juga menyebutkan, pelari yang sudah berpengalaman pasti mengenal istilah zone training atau zone event.
Zone training itu adalah zona di mana batas nadi untuk berlatih harus sampai zona tersebut. Sementara zone event biasanya persiapan itu bisa sampai 85 atau 90 persen.
Karenanya ia menjelaskan, apabila sudah memasuki zone event jangan sampai lewat dari 90 persen. Meski memang pada zone event ini, pelari kerap terbawa euforia dan ingin memaksimalkan seluruh kemampuan secara maksimal.
“Yang harusnya di fase 6 kita push di fase 5 bahkan 4,5 itu dapat menyebabkan terjadinya kolaps yang ada pada dalam tubuh,” tambahnya.
Terutama untuk para pelari pemula itu lebih baik jangan melakukan aktivitas atau perlombaan full effort. Ia menyarankan untuk jogging sesuai dengan ritmenya saja.
Terlebih, kata dia, kebanyakan, para pelari ini biasanya ikut karena diajak oleh kawan. Bukan karena kesadaran diri sendiri.
“Nah kalau temannya itu misalkan mau ikut yang 21K, kan ada rasa gengsi mau juga ikutan. Padahal sebenarnya tidak mampu, nah ini yang tidak boleh,” kata Latib.
Sementara itu, Ketua Panitia Suhud Wahyudi mengatakan persiapan yang dilakukan telah mencapai 90 persen.
Dengan penambahan kategori yakni maraton 21K umum dan master, serta kategori 5K remaja. Dengan jumlah peserta 3000 orang yang berasal dari Kaltim maupun luar Kaltim.
Ditambahkan, Kasat Lantas Polresta Balikpapan Kompol Ropiyani menyebut pihaknya bakal melakukan rekayasa lalu lintas dan penutupan jalan, khususnya sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.
Penutupan ini dilakukan mulai pukul 22.00 Wita di area Lapangan Merdeka, dan pukul 05.00 Wita untuk sepanjang jalan Jenderal Sudirman hingga area bandara tepatnya Simpang Kargo, yang mana memakai sistem buka tutup jalan, berlangsung sampai pukul 09.00 Wita.
Kapten Agung Heri Yuliantoro,, Jasdam VI Mulawarman, memberi apresiasi terlaksananya agenda ini, yang juga untuk meramaikan HUT TNI. Menurutnya, ini juga menambah antusias masyarakat untuk melaksanakan olahraga.(*)