Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PB Ferkushi Percaya Kaltim, Hafil Fuddin: Ini Rakernas Terbaik!

Nasya Rahaya • Selasa, 17 Juni 2025 | 20:41 WIB
Ketua Umum PB Ferkushi Mayjen TNI (Purn) Teuku Abdul Hafil Fuddin.
Ketua Umum PB Ferkushi Mayjen TNI (Purn) Teuku Abdul Hafil Fuddin.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kaltim menjadi tuan rumah rapat kerja nasional (rakernas) dan kejuaraan nasional (kejurnas) kurash. Rakernas dilaksanakan di Ballroom Crystal 1, Hotel Mercure Samarinda, Selasa (17/6). Dihadiri pengurus Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) dari 24 provinsi.

Rakernas dibuka Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ferkushi Mayjen TNI (Purn) Teuku Abdul Hafil Fuddin. Agenda ini tak sekadar menyusun program, tetapi menjadi panggung refleksi sekaligus pemanasan menuju kejurnas yang digelar 18-22 Juni 2025 di Samarinda.

“Rakernas ini adalah forum strategis, bukan hanya membahas program kerja, tapi juga meneguhkan pijakan Ferkushi sebagai organisasi nasional yang sedang menuju reputasi internasional,” ujar Hafil Fuddin. Tahun ini, katanya, menjadi tahun krusial dalam memperkuat posisi kurash Indonesia di kancah global.

Rakernas dan kejurnas yang dirangkai dengan pelatihan wasit dan pelatih sejak 14 Juni, menjadi bukti bahwa federasi bela diri asal Uzbekistan ini tak ingin berjalan di tempat. “Tiga pilar utama menjadi fondasi kami. Yakni, tata kelola organisasi profesional, pembinaan prestasi yang berjenjang dan meritokrasi, serta penguatan administrasi dan SDM berbasis digital,” bebernya.

Menurut dia, langkah reformasi internal itu telah berbuah nyata. Kurash resmi dipertandingkan dalam PON XXI/2024 Aceh-Sumut. Indonesia pun mulai mencetak prestasi di level dunia termasuk meraih 14 medali di Kusea 2024 Kajang, Malaysia dan medali perak di Kejuaraan Dunia Veteran 2024 Ulaanbaatar, Mongolia. “Ini kerja keras bersama, dari pusat hingga daerah,” katanya.

Namun, di balik deretan medali yang sudah diperoleh oleh olahraga yang masih terbilang baru ini, ada tantangan yang masih perlu mendapat banyak perhatian. Yakni pemerataan pembinaan atlet di tingkat provinsi, dinilai masih timpang. “Ada provinsi yang berangkat dengan banyak atlet, tapi pulang tanpa medali. Ini jadi bahan evaluasi utama di rakernas. Saya ingin mengusahakan semuanya merata pembinaannya,” tegasnya.

Kaltim justru mendapat sorotan positif. Selain sukses meraih satu emas, dua perak, dan satu perunggu di PON 20204, kini mampu mengadakan rakernas. “Saya geleng-geleng kepala, luar biasa. Ini rakernas terbaik yang pernah saya hadiri,” puji Hafil Fuddin yang mengaku tak ragu menunjuk Kaltim sebagai calon tuan rumah kejuaraan Asia bahkan dunia pada 2027.

Tantangan berikutnya ialah memperluas basis pembinaan usia dini. Hal itu menjadi pesan yang Hafil Fuddin titipkan kepada Pengprov Ferkushi Kaltim di bawah kepemimpinan Sapto Setyo Pramono.

“Pak Sapto  punya tugas membangun struktur dari bawah. Kabupaten/kota dulu, lalu klub,” katanya. Ia optimistis model bottom-up itu dapat melahirkan regenerasi yang solid dan dapat membangun modal prestasi jangka panjang.

Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah ASEAN Kurash Tournament dan Beach Kurash pada Agustus 2025. Turnamen ini akan digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan diikuti oleh tujuh negara Asia Tenggara. “Kami ingin juara kejurnas nanti mewakili Indonesia di ajang tersebut. Ini panggung untuk menunjukkan bahwa kurash Indonesia tak sekadar tumbuh, tapi juga siap memimpin,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Ery Supriyadi
#kejurnas #Ferkushi #Kurash Kaltim