KALTIMPOST.ID, PENAJAM - Dominasi atletik kembali jadi sorotan pada Popda Kaltim 2025. Atmosfer persaingan yang ketat justru membuat salah satu kontingen tampil semakin beringas di lintasan.
Di titik inilah atletik Kutai Kartanegara (Kukar) mencuri perhatian publik olahraga pelajar. Kontingen yang sejak awal diprediksi tampil kuat itu benar-benar mengamuk di Penajam Paser Utara. Dari nomor sprint hingga lompat jauh, performa mereka stabil—bahkan nyaris tak terbendung.
Baca Juga: Juara Wali Kota Surabaya Cup 2025 JOTOSEN, Pegolf Adhigana Witjaksono Kembali Harumkan Balikpapan
Kukar menutup hari terakhir Popda dengan koleksi luar biasa: 11 emas, 5 perak, dan 7 perunggu. Catatan itu menempatkan mereka jauh di atas pesaing terdekat, Kabupaten Berau, yang mengemas empat emas. Samarinda harus puas di posisi ketiga dengan empat emas, dua perak, dan dua perunggu.
Ketua PASI Kukar Surya Agus menyebut hasil tersebut bukan kejutan. Sejak pemberangkatan, atlet sudah diarahkan untuk tampil agresif dan fokus penuh. “Saya ucapkan terima kasih kepada pelatih dan atlet atas kerja kerasnya hingga prestasi ini bisa diraih. Apa yang didapatkan di Popda ini memang sudah dipersiapkan secara matang,” ujar mantan Camat Muara Kaman itu.
Ia menambahkan, persiapan tim berjalan intens sejak jauh hari, mulai dari program fisik hingga simulasi lomba. Transisi ini menghasilkan performa yang konsisten sepanjang kompetisi.
Apresiasi datang dari Dispora Kaltim. Mewakili Kepala Dispora, Rasman Rading menilai atletik Kukar layak mendapat spotlight lebih. Ia menyampaikan bahwa atletik adalah cabor strategis karena mempertandingkan banyak nomor dan memungkinkan satu atlet tampil di beberapa kategori.
Baca Juga: Barongsai Kaltim Bidik Prestasi di Kejurnas
“Selamat untuk atletik Kukar atas gelar juara umumnya. Atletik ini cabor yang memang harus diperhatikan karena potensi meraih medali di event nasional cukup tinggi,” tegasnya.
Dengan dominasi ini, Kukar bukan hanya menuntaskan target, tetapi juga mengirimkan pesan bahwa pembinaan atletik di daerah itu berada di jalur yang benar. Sebuah capaian yang memberi harapan besar untuk kompetisi level nasional tahun-tahun mendatang. (*)
Editor : Ery Supriyadi