Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pengurus FAJI Kaltim Dilantik, Arung Jeram Dibidik Jadi Mesin Emas PON 2028

Nasya Rahaya • Jumat, 28 November 2025 | 18:56 WIB

KONI Kaltim berharap arung jeram bisa menjadi penyumbang medali di PON 2028.
KONI Kaltim berharap arung jeram bisa menjadi penyumbang medali di PON 2028.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Ekspektasi besar langsung menyelimuti pengurus baru Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kaltim. Kepengurusan masa bakti 2025–2029 yang baru saja dilantik itu didorong menjadi kekuatan baru Kaltim dalam upaya meraih prestasi nasional pada PON 2028.

Di lapangan, dorongan itu mengemuka sejak awal. Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menegaskan FAJI harus muncul sebagai sumber emas baru, terutama ketika jumlah cabang pada PON mendatang lebih sedikit dan persaingan makin ketat.

Baca Juga: Tim Putri Barong Tongkok Rebut Gelar Juara Bupati Cup 2025 Usai Drama Adul Penalti

Rusdi menyampaikan target tersebut secara terbuka di depan jajaran pengurus. Ia meminta FAJI menyusun langkah terukur agar arung jeram mampu menyumbang minimal satu medali emas pada pesta olahraga empat tahunan itu. Menurut dia, target ini bukan sekadar motivasi, melainkan mandat kerja agar pembinaan atlet dimulai sejak hari pertama kepengurusan.

“Arung jeram bukan hanya menguji fisik dan teknik, tetapi juga mental dan kerja sama tim. Kita ingin FAJI Kaltim melahirkan atlet bermental emas. Pak Ekti Imanuel tidak boleh berjalan sendiri. Semua harus menggiring dan menuntun agar FAJI solid,” ujar Rusdi.

Ia melanjutkan, peta kompetisi PON semakin ketat. Pada edisi sebelumnya, Kaltim meraih medali dari 47 cabang, tetapi hanya 18 cabang yang menyumbang emas. Dengan berkurangnya daftar cabang di PON 2028, peluang makin tipis dan FAJI diharapkan bisa menutup kekosongan itu. “Semoga FAJI menjadi cabang penyumbang emas baru,” tegasnya.

Kepengurusan FAJI Kaltim kini diperkuat figur dari berbagai latar belakang, mulai pejabat daerah hingga tokoh olahraga. Rusdi menilai komposisi tersebut menjadi modal penting untuk membangun sistem pembinaan yang kuat. Ia menyarankan pemetaan potensi atlet di seluruh daerah, sekaligus merancang program latihan yang terstruktur dan berstandar nasional.

Baca Juga: Ramaikan Kunjungan Lantai Dasar Los Kandilo Plaza, Disperindagkop UKM Paser Gelar Berbagai Event

Tak hanya fokus pada prestasi, Rusdi juga mengajak FAJI menjadikan arung jeram sebagai bagian dari promosi wisata sungai di Kaltim. Kutai Barat, yang dikenal sebagai lumbung atlet, dianggap punya peluang besar menjadi ikon sport tourism. “Mari jadikan sungai-sungai kita saksi lahirnya atlet tangguh Kaltim,” ucapnya.

Ia menutup sambutannya dengan penegasan bahwa KONI siap mendukung penuh seluruh program FAJI Kaltim, selama pengurus kompak dan disiplin. “Mari bekerja keras, bergerak cepat, dan bersinergi demi mengibarkan bendera Kaltim di puncak prestasi nasional,” kata Rusdi. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#PON 2028 #FAJI Kaltim #target emas #KONI kaltim #arung jeram