KALTIMPOST.ID- Lintasan Sungai Karang Mumus (SKM) yang terletak di belakang kampus Universitas Mulawarman (Unmul) dipastikan ramai hingga Kamis (4/12). Sebanyak 172 atlet dari 10 Kabupaten/Kota sedang bersaing di Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov).
Ya, keputusan Pengprov Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kaltim memilih Samarinda sebagai tuan rumah BK Porprov diapresiasi seluruh pengcab. Dengan kondisi anggaran minim, Samarinda menjadi pilihan tepat untuk menghemat anggaran.
“Pemilihan Samarinda mempertimbangkan kondisi keuangan pengcab. Kalau digelar di tempat lain, belum tentu semua bisa ikut. Terbukti, kali ini seluruh kabupaten/kota hadir,” ujar Wakil Ketua I FAJI Kaltim, Novita Bulan.
Baca Juga: Elly Luchritia Nova Resmi Pimpin FPTI Kaltim, Siap Satukan Kekuatan Demi Prestasi Panjat Tebing
Ada beberapa nomor pertandingan yang dipertandingkan pada BK Porprov tersebut. Di antaranya, R4 dan R6 dengan empat kategori yakni Sprint, Head to Head, Slalom dan Down River Race.
Dalam sambutan Ketua FAJI Kaltim, Ekti Imanuel, yang dibacakan Novita, FAJI menegaskan bahwa BK ini bukan sekadar kompetisi. Namun juga menjadi wadah seleksi, pembinaan, dan penguatan kualitas atlet dari seluruh daerah.
“Kami berkomitmen terus mendorong perkembangan arung jeram Kaltim agar berprestasi, baik di tingkat daerah, nasional hingga internasional,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua I KONI Kaltim Ego Arifin memberikan apresiasi atas antusiasme seluruh pengcab.
Menurutnya, arung jeram adalah olahraga alam yang tidak dimiliki semua daerah. Ini menjadi peluang besar bagi Kaltim untuk menonjol. “Dengan potensi sungai dan para pegiatnya, saya pikir ini kesempatan Kaltim untuk mencetak atlet yang mampu bersaing di level nasional,” tegas Ego. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki