Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Dua Atlet Renang Junior Balikpapan Raih Juara Tingkat Nasional

Syahrul Ramadan • Sabtu, 22 Juni 2024 | 07:00 WIB

JUARA: Dua atlet asal Balikpapan, harumkan nama Kaltim di tingkat Nasional di Piala Kapolres Situbondo. (FUAD/KP).
JUARA: Dua atlet asal Balikpapan, harumkan nama Kaltim di tingkat Nasional di Piala Kapolres Situbondo. (FUAD/KP).

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Dua atlet renang junior asal Balikpapan berhasil mencetak prestasi gemilang dalam Kejuaraan Nasional bertajuk Piala Kapolres Situbondo. Kejuaraan ini digelar di Pasir Putih Watersport, Situbondo, Jawa Timur pada 31 Mei-2 Juni 2024. Kedua atlet tersebut adalah Mayumi Itsuwa Igreya (11) dan Muhammad Radhika Nur F (13).

Dalam ajang kejuaraan nasional tersebut, kedua atlet ini berhasil mengharumkan nama Kalimantan Timur. Mayumi, yang mengikuti Aquathlon kategori kids 10-11 tahun, berhasil meraih juara 1. Sementara itu, Radhika meraih juara 2 untuk kategori Aquathlon kids 12-14 tahun.

Keduanya menunjukkan potensi dan kemampuan luar biasa dalam kejuaraan nasional yang diikuti oleh atlet-atlet dari berbagai daerah di Indonesia. “Kejuaraan ini dilaksanakan untuk penjaringan atlet menuju Youth Olympic Games,” ujar Pelatih Renang Borneo Swimming, Effendi, saat ditemui Kaltim Post pada Kamis (20/6).

Effendi menjelaskan bahwa karena dua atlet ini mengikuti kategori umur 10-11 tahun dan 12-14 tahun, mereka belum bisa mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang mensyaratkan usia minimal 14 tahun. Namun, mereka dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

“Mereka adalah atlet junior yang akan dipersiapkan untuk PON berikutnya,” ujarnya. Effendi menambahkan bahwa kedua atlet ini akan terus dilatih untuk mengasah potensi dan kemampuan mereka. “Karena sudah ada yang meraih juara, kita persiapkan mereka sejak dini untuk PON tahun 2028,” jelasnya.

Effendi juga menyampaikan bahwa sebelum berangkat ke kejuaraan nasional, kedua atlet telah mempersiapkan diri dengan latihan rutin. “Latihan mereka sangat rutin karena mereka adalah atlet renang sehingga ada latihan fisik seperti atletik (lari). Jadi ketika mereka mengikuti pertandingan Aquathlon, otomatis mereka sudah siap,” ungkap Effendi.

Latihan rutin dilakukan setiap sore hari, dengan fokus pada latihan fisik di darat guna memperkuat kondisi fisik, seperti lari, senam, stretching, dan yoga progresif.

Effendi mengungkapkan bahwa kejuaraan di Situbondo didanai oleh orang tua para atlet. “Kami berharap Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kaltim bisa lebih fokus dan memperhatikan atlet. Momentum ini bisa digunakan untuk pembibitan atlet PON atau atlet triathlon masa depan untuk Kaltim,” harapnya.

 

Editor : Thomas Dwi Priyandoko