KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Laga sengit tersaji dalam Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026 East Kalimantan. Tim putra SMA Cita Hati Samarinda harus bekerja ekstra sebelum memastikan tiket ke babak big eight usai menundukkan SMK YPK Bontang lewat drama overtime.
Bertanding di GOR Segiri Samarinda, Selasa (10/2/2026), Cita Hati tampil di bawah tekanan sejak awal laga. Mereka terlihat belum panas, situasi yang langsung dimanfaatkan YPK Bontang untuk mengambil kendali permainan.
YPK Bontang konsisten menjaga ritme hingga memasuki kuarter-kuarter awal. Sementara itu, Cita Hati masih kesulitan menemukan tempo terbaiknya dan tertinggal dalam perolehan poin.
Baca Juga: Industri Pengolahan Jadi Penyelamat Kinerja Ekspor Balikpapan
Memasuki kuarter keempat, permainan Cita Hati berubah drastis. Intensitas meningkat, serangan mulai efektif, dan kedua tim saling kejar angka. Atmosfer GOR Segiri pun memanas seiring sorak penonton yang tak henti menggema.
Skor imbang 36-36 hingga kuarter keempat berakhir memaksa laga berlanjut ke babak overtime. Ketegangan pun mencapai puncaknya.
Di lima menit tambahan, Cita Hati tampil lebih tenang dan efisien. Anak asuh Tjendra Rudiyanto mampu memaksimalkan peluang, sementara YPK Bontang mulai kehilangan momentum. Pertandingan akhirnya ditutup dengan kemenangan Cita Hati 41-38.
Hasil ini memastikan Cita Hati Samarinda melangkah ke babak big eight Honda DBL Samarinda musim ini.
Kepada Kaltim Post, Tjendra Rudiyanto mengapresiasi perjuangan seluruh pemainnya. Ia menilai kemenangan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan mental pantang menyerah Haikal dan kawan-kawan hingga peluit akhir berbunyi.
“Pertandingan yang seru. Lagi-lagi kami bertemu YPK Bontang. Tahun lalu kami menang, tahun ini kembali menang. Tapi dibandingkan tahun lalu, laga kali ini jauh lebih menguras emosi,” ujarnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi