Fahmi mengatakan sejak dia menjabat pada 2021, ADD di Paser hanya 2021, rata-rata per desa hanya Rp 600 juta rupiah. Kemudian pada 2022 naik jadi Rp 1 miliar. Pada 2023 naik jadi Rp 1,4 miliar
"Kemudian tahun 2024 jadi Rp 2,1 miliar lebih dan tahun 2025 juga Rp 2 miliar lebih," kata Fahmi, Jum'at (10/1/2025).
Menurutnya Indonesia tidak akan bercahaya karena obor besar di
Jakarta, tapi akan bercahaya karena lilin-lilin di desa, seperti pesan Mohammad Hatta.
Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Nasri menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Paser yang telah mendukung pembangunan desa tiap tahunnya melalui ADD. Menurutnya desa tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah, provinsi dan pusat.
"Terima kasih pa bupati atas dukungan luar biasanya kepada seluruh desa di Paser," kata Kepala Desa Olong Pinang itu.
Editor : Uways Alqadrie