Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Wakil Bupati Ikhwan Antasari Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Cegah Karhutla

Muhammad Najib • Minggu, 9 November 2025 | 12:00 WIB

 

Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari memimpin gladi posko bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Kaltim 2025 digelar di Paser mulai Sabtu (8/11/2025).   
Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari memimpin gladi posko bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Kaltim 2025 digelar di Paser mulai Sabtu (8/11/2025).  

TANAH GROGOT - Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari memimpin Apel  Siaga dan Gladi Posko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)  2025 yang dilaksanakan di obyek Wisata Taka Garden Jalan Sigap Desa Jone Kecamatan Tanah Grogot, Sabtu (8/11/2025).

Apel Siaga ini dilaksanakan dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi Karhutla di Kaltim dengan tujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengingatkan seluruh jajaran dan pemangku kepentingan agar selalu siap siaga terhadap potensi kebakaran. "Mari kita saling bahu membahu dan bekerja sama menanggulangi Karhulta," kata Ikhwan.

Ia mengapresiasi partisipasi berbagai pihak mulai dari TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, KPHP Telake Dinas Kehutanan, BPBD, Manggala Agni, Perusahaan Perkebunan, PBPH, Masyarakat Peduli Api (MPI) yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan di Kaltim, khususnya di Kabupaten Paser.

Ikhwan berharap komitmen ini dapat ini terus diperkuat,  agar Kaltim-Kaltara  khususnya Paser bebas dari Karhutla,  karena pencegahan jauh lebih penting dari pada pemadaman. Setiap titik api yang berhasil dicegah berarti menyelamatkan ekosistem, ekonomi masyarakat, serta membahayakan kesehatan dan nyawa semua.

Berdasarkan data dari BPBD Paser, kebakaran hutan dan lahan yang meliputi pertanian, permukiman, sampah/limbah pabrik berupa tandan buah kelapa sawit, lahan hutan dan semak belukar di Paser seluas 694,54 hektare. Adapun jumlah titik api (hotspot) wilayah hutan dan lahan cukup luas serta jenis tanah aluvia (gambut) kurang lebih 182,250 hektare.

"Mari kita jadikan gladi posko ini sebagai sarana belajar bersama, berlatih bersama, dan memperkuat koordinasi lintas sektor," katanya.

Harapannya lahir regu-regu tangguh yang siap diterjunkan di lapangan dengan kemampuan teknis dan disiplin tinggi, serta lahir inovasi baru dalam strategi pengendalian karhutla berbasis teknologi dan kearifan lokal.

Kegiatan pencegahan ini dilaksanakan selama 5 hari dengan jumlah peserta kurang lebih 420 orang dari seluruh Kaltim. (adv)

Editor : Sukri Sikki
#Gladi Posko Bencana #Kabupaten Paser #Ikhwan Antasari #kaltim #karhutla