Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

BBPJN Kaltim Kebut Perbaikan Jalan Ruas Batuaji-Kuaro Setelah Lebaran

Muhammad Najib • Jumat, 3 April 2026 | 19:03 WIB
GALIAN: Galian Box Culvert di titik STA. 26+100 Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang. (Najib/KP)
GALIAN: Galian Box Culvert di titik STA. 26+100 Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang. (Najib/KP)

TANAH GROGOT – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan penanganan efektif jalan di wilayah Kabupaten Paser Kecamatan Batu Sopang Desa Batu Kajang, khususnya pada paket Preservasi Jalan dan Jembatan Ruas Batuaji – Kuaro, akan dikebut segera setelah libur Lebaran 2026.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Ruas Kuaro - Batu Aji BBPJN Kaltim, Muhammad Idris Djafar, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran logistik dan kenyamanan pengguna jalan setelah masa mudik berakhir.

Baca Juga: Atasi Pengangguran, Pemkab Paser Optimis Program “PASTI VOKASI” Efektif

"Penanganan efektif akan dimulai setelah lebaran. Targetnya, setelah arus mudik selesai, tidak ada lagi jalan rusak yang harus diperbaiki berulang kali di titik tersebut," ujar Idris, Jumat (3/4/2026).

Program preservasi ini mencakup pemeliharaan rutin jalan sepanjang 44,90 kilometer. Lingkup pekerjaannya meliputi penutupan lubang jalan, perataan jalan bergelombang pada area tanjakan, penanganan bahu jalan yang diperkeras, dan perbaikan badan jalan yang amblas (holding).

Sebelum memasuki masa Lebaran, pihak BBPJN telah melakukan langkah antisipatif demi kenyamanan pemudik, seperti grading operation (pelandaian bahu jalan), penutupan lubang, hingga pembersihan drainase dan pemotongan rumput.

Selain pemeliharaan rutin, BBPJN Kaltim juga fokus pada Preservasi Jalan Koridor Logistik (Back Bone) sepanjang 3,00 kilometer di wilayah Bantu Kajang. Proyek ini dibagi menjadi dua skema.

Baca Juga: Perkuat Sinergisitas, Kodim 0904/Psr Gelar Silaturahmi Bersama Insan Media Paser

Pertama Rehabilitasi Minor Jalan Sepanjang 1.400 meter, kedua Rehabilitasi Mayor Jalan Sepanjang 1.600 meter.

Pekerjaan utama pada sektor ini meliputi penggalian dan penggantian drainase serta pelapisan ulang aspal (overlay) menggunakan material AC-BC dan AC-WC PG-70.

Tak hanya jalan, empat jembatan yang menjadi jalur utama logistik juga masuk dalam daftar pemeliharaan berkala dengan total panjang 90 meter. Jembatan-jembatan tersebut adalah Jembatan Sei Talewong, Jembatan Sei Selerong, Jembatan Sei Maleri I, dan Jembatan Sei Maleri II.

Dengan dimulainya pekerjaan fisik secara masif usai lebaran, diharapkan jalur penghubung ini dapat berfungsi optimal sebagai urat nadi distribusi logistik di Kaltim.

Editor : Muhammad Ridhuan
#preservasi jalan #Kabupaten Paser #BBPJN Kaltim