KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT–Kebakaran selama bulan puasa hingga setelah Lebaran 2026 di Kecamatan Tanah Grogot cukup banyak, dan jadi perhatian khusus masyarakat.
Menganggapi hal itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Paser, M Lukman Darma menyampaikan, dari banyak kasus yang terjadi, laporan yang sampai ke petugas di kantor sering kali telat. Padahal pihaknya memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) waktu tiap ada laporan yang masuk hingga sampai ke TKP.
"Semakin cepat laporan itu maka kami akan bergerak lebih juga," kata Lukman.
Baca Juga: DPRD Bontang Tunggu Usulan Pembatalan Skema Multiyears
Tiap lokasi kebakaran ada perhitungan standar waktu yang ditempuh, termasuk proses pemasangan selang hingga menyemburkan air di titik api. Lukman mencontohkan kebakaran terakhir di Jalan Kartini, Kelurahan Tanah Grogot, laporan telat masuk.
"Saat itu justru petugas yang tahu lebih dulu saat membeli rokok di sekitar lokasi," beber Lukman.
Upaya Damkar Paser untuk mengingatkan warga melapor adalah memasang banner imbauan pencegahan kebakaran dan nomor telepon Call Center, agar lebih mudah mengingat. Ada puluhan banner di pasang di sejumlah gang kota pemukiman di Kelurahan Tanah Grogot.
Baca Juga: Program Dibintangi, Pemkot Fokus Selamatkan Keuangan Daerah Rp 150 M
"Di banner tersebut ada banyak imbauan upaya pencegahan yang harus diingat dan dipahami warga," katanya. Nomor yang bisa dihubungi adalah 081219121113 dan 054321113. (*)
Editor : Dwi Restu A