PENAJAM – Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun hadir dalam sosialisasi pembahasan rencana pembangunan pelabuhan speedboad dan klotok Penajam yang dihelat di Kantor Bupati PPU, Selasa (16/7). Orang nomor satu di PPU itu menegaskan sejumlah hal penting. Mulai dari perubahan yang lebih baik hingga prioritas dalam mengelola akses utama penyeberangan dari arah timur – selatan. Begitu pula sebaliknya.
“Termasuk juga terkait jaminan terhadap keselamatan bagi penumpang yang melewati jasa penyebrangan tersebut,” kata Makmur Marbun.
Terlebih lagi, PPU saat ini ditetapkan sebagai wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN). Tentu dipastikan pejabat negara maupun orang – orang penting lainnya selalu melalui pelabuhan tersebut.
“Siapa yang bisa menjamin keselamatan bagi penumpang kalau kondisinya di pelabuhan seperti saat ini. Penumpang saja tidak menggunakan life jacket dan peraturan keselamatan lainnya. Pemerintah harus mengambil langkah, makanya saya inisiatif untuk membenahi itu," jelasnya.
Inisiatif tersebut agar ke depannya sistem yang ada di pelabuhan tersebut sudah memenuhi standar opsional (SOP) keselamatan yang berlaku. Sehingga keselamatan penumpang maupun motoris speedboad dan klotok tetap terjamin.
“Beberapa waktu lalu ada tamu saya seorang kepala daerah dan jajarannya datang ke PPU. Mereka bilang ke saya, naik speedboad dan klotok harus seperti itu ya. Lompat sana-sini, ngeri,” bebernya.
Untuk itu dirinya berharap, dari sosialisai pertemuan ini agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kesepakatan bersama. Baik kesepakatan dari pemerintah maupun kepada pihak pemilik lahan atau usaha pelabuhan tersebut.
“Saya minta segera ada tindaklanjutnya. Konsepnya seperti apa dan bagaimana. Tanpa harus ada pihak yang dirugikan," ujarnya. (ami/rdh)
Editor : Muhammad Ridhuan